Breaking News:
BBC

Bantuan tunai Covid-19 di AS: Trump tanda tangan RUU, warga AS segera terima bantuan setara Rp8,5 juta

Presiden AS Donald Trump akhirnya menandatangani RUU paket bantuan Covid-19 dan warga AS yang terdampak pandemi akan segera terima bantuan tunai

Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya menandatangani anggaran dana paket bantuan virus corona, yang mencakup bantuan tunai langsung untuk jutaan warga AS yang terdampak pandemi.

Trump sebelummnya menolak menandatangani RUU dan menyebutnya sebagai "pengeluaran mubazir" dan meminta bantuan tunai untuk warga ditingkatkan jumlahnya.

Tertundanya pembayaran ini menyebabkan jutaan orang mengalami keterlambatan pembayaran tunjangan pengangguran, imbas yang banyak dialami warga akibat pandemi.

Rancangan undang-undang (RUU), paket bantuan bernilai US$900 miliar (Rp12.782 triliun) disepakati oleh Kongres setelah perundingan selama berbulan-bulan.

Paket ini termasuk anggaran senilai US$2.3 triliun dengan US$1.4 triliun di antaranya untuk anggaran pemerintah federal.

Anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat meminta Trump untuk menandatangani RUU ini sebelum batas waktu tengah malam Senn (28/12). Bila tidak ditandatangani, sejumlah kantor pemerintah harus ditutup.

Sekitar 14 juta warga Amerika mengalami keterlambatan tunjangan pengangguran serta pembayaran bantuan lain.

Siapa saja yang dapat dan kapan diterima?

Dengan ditandatanganinya RUU, ini warga yang terdampak pandemi akan menerima bantuan sekali bayar berjumlah US$600 (sekitar Rp8,5 juta), per orang dewasa dengan tambahan US$600 lagi per anak bagi yang berkeluarga.

Melalui skema bantuan ini, keluarga dengan dua anak dapat menerima US$2.400.

Mereka yang mendapatkan bantuan ini adalah individu engan penghasilan kotor sampai US$75.000 setahun atau kepala keluarga dengan gaji US$112.500 atau pasangan dengan pendapatan bersama US$150.000.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved