Breaking News:

Awal Tahun 2021, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Tulis Surat untuk Rakyatnya

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un disebut menuliskan surat kepada rakyatnya pada Tahun Baru 2021, mendobrak tradisi yang sudah ada

STR / KCNA VIA KNS / AFP
Gambar ini dirilis oleh Korean Central News Agency (KCNA) resmi Korea Utara pada 1 Januari 2021 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menulis surat tulisan tangan untuk semua orang di Tahun Baru 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un disebut menuliskan surat kepada rakyatnya pada Tahun Baru 2021, mendobrak tradisi yang sudah ada selama ini.

Dalam suratnya seperti dikutip KCNA, selain menyampaikan selamat Tahun Baru, Kim mengaku bakal bekerja keras menciptakan kondisi ideal bagi rakyatnya.

"Beliau menyampaikan terima kasih karena sudah meyakini dan mendukung partai selama periode sulit," demikian laporan media pemerintah itu.

Baca juga: Positif Covid-19, Giring Ganesha Rayakan Tahun Baru Terpisah dari Keluarga, Bagaimana Kondisinya?

Surat yang dikirimkan Kim Jong Un itu terbilang mengejutkan. Sebabnya, pidato Tahun Baru merupakan kalender politik Korea Utara yang disorot dunia.

Dilansir Bloomberg Jumat (1/1/2021), secara tradisional Pemimpin Korea Utara bakal memberikan pemaparan seperti apa negaranya setahun ke depan.

Selama beberapa hari terakhir, Pyongyang tak mengabarkan Kim secara personal bakal memberikan pidato pada tahun ini, atau memberi kejutan seperti tahun kemarin.

Saat itu, dia menyampaikan pidato lebih dari 4.000 kata. Banyak kalangan meyakini Kim menyimpan amunisi untuk kongres Partai Buruh Korea awal Januari ini.

Langkah pertama Kim di awal 2021 akan menjadi sinyal pendekatan pertamanya terhadap presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Baca juga: Tak Ada Pesta Kembang Api, Perayaan Tahun Baru di Marina Bay Diganti Pertunjukan Cahaya

Hingga saat ini, Kim menjadi salah satu pemimpin dunia yang belum mengucapkan selamat, atau bahkan mengakui, kemenangan Biden atas Donald Trump.

Trump menorehkan prestasi sebagai presiden aktif pertama AS yang bertemu Pemimpin Korea Utara sejak 2018, di mana pertemuan mereka terjadi tiga kali.

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved