Tahun Baru 2021

Kawasan Shibuya Tokyo Jepang Tetap Ramai Meski Tak Ada Acara Perayaan Sambut Tahun Baru 2021

- Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan malam tahun baru 2021 di persimpangan Hachiko Shibuya Tokyo, Kamis (31/12/2020) malam dibatalkan.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Puluhan polisi berjaga di persimpangan Hachiko Shibuya. Polisi juga mengumumkan tak ada acara hitung mundur menjelang tahun baru, Kamis (31/12/2020) malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan malam tahun baru 2021 di persimpangan Hachiko Shibuya Tokyo, Kamis (31/12/2020) malam dibatalkan.

"Kami telah umumkan sejak siang tadi tak ada acara hitung mundur (perayaan malam tahun baru) di Shibuya," papar Kunitomo, seorang petugas polisi kepada Tribunnews.com, Kamis (31/12/2020) di Shibuya.

Setiap tahun, di Shibuya-ku, Tokyo, menjadi tempat banyak orang berkumpul untuk merayakan tahun baru.

Namun karena acara menyambut tahun baru dan acara lainnya telah dibatalkan, membuat akhir tahun ini menjadi lebih sepi dari biasanya.

Meskipun demikian tetap saja persimpangan Hachiko dipenuhi ribuan orang yang diperkirakan akan menimbulkan infeksi baru tambahan lagi dalam tiga sampai empat hari mendatang.

"Kemarin saja jumlah warga yang terinfeksi virus corona di Tokyo sudah mencapai 1.337 orang per hari, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat akan mencapai 2.000 orang per hari di Tokyo. Ini bahaya sekali," ungkap seorang ahli penyakit menular, Jumat (1/1/2021) kepada Tribunnews.com.

Acara seperti hitung mundur akhir tahun diadakan di sekitar Stasiun Shibuya di Tokyo, biasanya dihadiri lebih dari 100.000 orang setiap tahun, tapi kini hanya ribuan saja tetap berkumpul di sekitar lapangan Hachiko.

Selain itu, monitor besar yang menampilkan iklan, telah berhenti pada pukul 23.00, dan perusahaan kereta api yang beroperasi di Stasiun Shibuya berhenti mengemudi sepanjang malam.

Biasanya kereta api beroperasi 24 jam di akhir tahun 31 Desember sampai 1 Januari.

Baca juga: Sepinya Malam Tahun Baru 2021 di Jakarta, Tanpa Kemeriahan Konser Musik dan Pesta Kembang Api

Keramaian semalam membuat berkumpul banyak orang sehingga sulit bergerak, polisi kembali mengambil alih kendali lalu lintas.

Saat memasuki tanggal 1 Januari 2021, jumlah orang meningkat untuk sementara tidak ada suara keras untuk menghitung mundur, dan itu menjadi tahun yang lebih tenang dari biasanya.

"Saya harus menunggu sampai kereta pertama karena operasionalnya berhenti sepanjang malam. Saya akan kesepian karena saya pikir Shibuya akan lebih menyenangkan tanpa corona," ungkap seorang pemuda yang hadir di lapangan Hachiko.

Seorang pria berusia 22 tahun yang datang ke Shibuya untuk bekerja berkata, "Ini sepi ya tak seperti Shibuya tahun lalu yang saya lihat di TV, tetapi mengingat situasi saat ini di mana penularannya menyebar, saya juga khawatir karena ada banyak orang."

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved