Breaking News:

Tak Ada Pesta Kembang Api, Perayaan Tahun Baru di Marina Bay Diganti Pertunjukan Cahaya

URA mempersembahkan sebuah pertunjukan cahaya yang disebut Shine a Light dan Share the Momen

ist
Marina Bay Singapore Countdown 2021 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM - Perayaan tahun baru selalu identik dengan kembang api dan bunyi terompet.

Namun berbeda tahun ini, di tengah pandemi Covid-19, berbagai pemerintahan di seluruh dunia membatasi kegiatan perayaan tahun baru bagi masyarakatnya, seperti Singapura.

Marina Bay Singapore Countdown 2021 yang biasanya identik dengan pesta kembang api, kali ini menghadirkan format berbeda dari tahun sebelumnya, guna memprioritaskan keamanan masyarakat.

Marina Bay Singapore Countdown 2021 nih
Marina Bay Singapore Countdown 2021

Untuk merenungkan tahun 2020, serta menyambut harapan dan aspirasi di tahun yang baru, Urban Redevelopment Authority (URA) melakukan prosesi Countdown atau Hitung Mundur tahun ini menampilkan dua atraksi utama di Marina Bay.

URA mempersembahkan sebuah pertunjukan cahaya yang disebut Shine a Light dan Share the Moment, sebuah karya dongeng melalui proyeksi pemetaan cahaya (projection mapping).

Shine a Light menerangi langit Marina Bay dengan formasi 60 lampu sorot melingkar, melambangkan bentuk sebuah permukaan jam.

Marina Bay Singapore Countdown 2021 oy
Marina Bay Singapore Countdown 2021

Proyeksi cahaya dari lampu-lampu sorot tersebut menerawang ke langit, dirancang sebagai simbol persatuan, semangat positif dan pantang menyerah, yang menuntun semangat masyarakat Singapura dalam menghadapi pandemi, serta tekad untuk bangkit bersama di tahun yang baru.

Pertunjukan cahaya Shine a Light sebenarnya telah dimulai sejak 1 Desember 2020 di The Promontory, Marina Bay.

Shine a Light menerangi cakrawala Marina Bay dari pukul 20.00 hingga 22.30 sepanjang Desember.

Namun, menjelang pergantian tahun, sebuah animasi sederhana berdurasi tiga menit, yang koreografinya melambangkan harapan dan aspirasi di awal yang baru, diputar setiap 15 menit sekali.

"Seluruh kegiatan pun selalu mematuhi aturan-aturan keamanan yang berlaku dan warga hanya diperbolehkan berkunjung untuk menyaksikan atraksi tersebut apabila area pertunjukan tidak dalam kondisi ramai," ungkap pihak Urban Redevelopment Authority (URA).

Penulis: Lita febriani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved