Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Penjualan Senjata Meningkat Jelang Pelantikan Presiden AS Joe Biden

Sekelompok demonstran berkumpul di depan gedung DPRD beberapa negara bagian pada Minggu (17/1/2021).

Via Kompas TV
Seorang aktivis Black Lives Matter berjaga di depan Gedung Capitol, Washington pada Minggu (17/1/2021) menyusul kabar akan terjadi protes bersenjata menjelang pelantikan Joe Biden. (Sumber: Apnews.com) 

Rohr bercerita, setiap hari banyak pengunjung, yang tak pernah memiliki senjata sebelumnya, datang. Ini membuat tokohnya kehabisan stok senjata dengan cepat.

Menurut Rohr, tak ada cukup banyak senjata untuk mengimbangi pertambahan jumlah pembeli. Ia juga mengaku kekurangan pekerja untuk melayani pembeli.

Pemandangan serupa juga terlihat pada pameran senjata Davenport Gun & Knife di Mississippi Valley Fairgrounds. Sekira 3.500 orang mengunjungi pameran itu dan senjata di pameran itu laris manis.

“Kami kelihatannya telah menjual sekitar 50 persen senjata yang kami miliki,” kata seorang pemilik vendor pada CBS.

Rohr memperkirakan, keadaan seperti ini akan bertahan lama.

“Prediksi kami, akan terus seperti ini selama 2 tahun ke depan,” kata Rohr.

Pasukan tentara diturunkan

Badan penegak hukum Amerika Serikat (AS) sedang mengecek personel Garda Nasional, untuk memastikan tidak ada pembangkang saat pelantikan presiden terpilih Joe Biden.

Hal tersebut disampaikan jenderal bintang empat Daniel Hokanson, yang mengepalai Biro Garda Nasional, pada Minggu (17/1/2021).

Sebab, saat penyerbuan Capitol Hill 6 Januari lalu ternyata ada beberapa perusuh yang terkait dengan militer, baik di masa lalu atau saat ini.

Demonstran pendukung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bentrok dengan polisi dan aparat keamanan saat mereka menyerbu Gedung Kongres US Capitol di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021) waktu setempat. Ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melakukan aksi demonstrasi dengan menyerbu dan menduduki Gedung Capitol untuk menolak pengesahan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden atas Presiden Donald Trump dalam Pemilu Amerika 2020 lalu. Mereka menduduki Gedung Capitol setelah sebelumnya memecahkan jendela dan bentrok dengan polisi. AFP/Olivier Douliery
Demonstran pendukung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bentrok dengan polisi dan aparat keamanan saat mereka menyerbu Gedung Kongres US Capitol di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (6/1/2021) waktu setempat. Ribuan pendukung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melakukan aksi demonstrasi dengan menyerbu dan menduduki Gedung Capitol untuk menolak pengesahan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden atas Presiden Donald Trump dalam Pemilu Amerika 2020 lalu. Mereka menduduki Gedung Capitol setelah sebelumnya memecahkan jendela dan bentrok dengan polisi. AFP/Olivier Douliery (AFP/Olivier Douliery)

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved