Breaking News:

Kritikus Vladimir Putin, Alexei Navalny Dijatuhi Hukuman Penjara 30 Hari

Sidang dimulai pada Senin pagi (18/1/2021) di sebuah kantor polisi, kurang dari 24 jam setelah Navalny ditangkap di Bandara Sheremetyevo, Moskow.

Kirill KUDRYAVTSEV/AFP
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan istrinya Yulia terlihat di titik pemeriksaan paspor di bandara Sheremetyevo Moskow pada 17 Januari 2021. Polisi Rusia menahan kritikus Kremlin Alexei Navalny di bandara Moskow tak lama setelah dia mendarat dalam penerbangan dari Berlin, seorang jurnalis AFP di tempat kejadian berkata. 

Navalny Tak Tahu Alasan Sidang Digelar di Kantor Polisi

Dalam video yang dirilis oleh anggota persnya, Navalny mengatakan, dia tidak tahu mengapa sidang itu terjadi di kantor polisi.

“Kami telah melihat keadilan dihina dengan berbagai cara sebelumnya tapi ini adalah tingkat pelanggaran hukum tertinggi,” katanya.

Menurut dokumen pengadilan, Navalny diadili atas tuduhan kehilangan pendaftaran pembebasan bersyarat setelah dievakuasi untuk perawatan di Jerman.

Pembebasan bersyarat terkait dengan hukuman percobaan yang dijatuhkan dalam kasus "Yves Rocher" tahun 2014, yang kemudian dibatalkan karena bermotif politik oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

Proses pengadilan Navalny pada Senin kemarin, membuat pelanggaran sidang menjadi tampak sepele.

Tidak ada jurnalis independen yang diizinkan masuk ke pengadilan, bertentangan dengan hukum Rusia.

Jurnalis dari media pemerintah, bagaimanapun, hadir di ruang sidang darurat bersama petugas yang mengenakan masker.

Semuanya tampaknya sudah mengetahui tentang persidangan, jauh sebelum pengacara Navalny sendiri.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved