Breaking News:

Yamaha Holdings Jepang akan Restrukturisasi 8 Anak Perusahaan

Yamada Holdings mengumumkan akan menggabungkan anak perusahaan terkonsolidasi dan anak perusahaan non-konsolidasi Kato Shoji.

Foto Wikipedia
Salah satu toko Yamada Denki di Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Yamada Holdings mengumumkan akan menggabungkan anak perusahaan terkonsolidasi Yamada Denki, Best (Denki) Electric, Kyushu Techland, Project White, Matsuya Denki, Seidensha, Kurokawa Denki dan anak perusahaan non-konsolidasi Kato Shoji.

"Yamada Denki akan menggabungkan anak perusahaannya tersebut sebagai antisipasi pandemi Corona yang cukup menggerus portofolio usahanya saat ini," papar sumber Tribunnews.com, Selasa (19/1/2021).

Penggabungan akan dilakukan mulai tanggal 1 Juli sebagai tanggal efektif yang diharapkan.

Yamada Holdings Group mengerjakan lima segmen bisnis mulai dari peralatan rumah tangga, "perumahan", "lingkungan", "keuangan", dan "layanan".

Penggabungan tersebut bertujuan pula untuk mengkonsolidasikan pengetahuan dan sumber daya manajemen di segmen peralatan rumah tangga.

Baca juga: Curi Ratusan Buah Pir di Perkebunan, Dua Warga Negara Vietnam Ditangkap Polisi Jepang

Memperkenalkan sistem pemisahan internal berdasarkan 11 divisi regional baru untuk meningkatkan efisiensi dalam hal penjualan dan pemrosesan bisnis, dengan cepat mempromosikan strategi "hidup utuh" Yamada Holdings Group, dan meningkatkan nilai perusahaan melalui inisiatif SDG (Sustainable Development Goals) dan ESG (Environmental, Social, and Corporate Governance).

Untuk mewujudkan peningkatan tersebut, organisasi akan ditata kembali dengan menggabungkan anak perusahaan.

Toko Yamada Denki
Toko Yamada Denki di Jepang.

Hal tersebut telah diselesaikan oleh direksi pada tanggal 18 Januari, dan perjanjian merger dijadwalkan selesai pada 12 Maret 2021.

Usai rapat pemegang saham persetujuan merger yang rencananya akan digelar pada Mei hingga Juni, rencananya merger akan digelar pada 1 Juli.

Baca juga: PM Jepang Tunjuk Taro Kono Sebagai Penanggungjawab Vaksinasi Covid-19

Mengadopsi metode merger tipe penyerapan dengan Yamada Denki sebagai perusahaan yang bertahan bersama Best Denki, Kyushu Techland, ProjectWhite, Matsuya Denki, Seidensha, Kurokawa Denki.

Sedangkan Kato Shoji sebagai perusahaan yang akan digabungkan nantinya.

Dengan penggabungan tersebut yang akan menurunkan cost perusahaan sekaligus juga sebagai satu cara untuk melakukan restrukturisasi karyawan, atau pengurangan tenaga kerja secara halus di masa mendatang.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved