Breaking News:

Penanganan Covid

Miyakojima Okinawa Lockdown, Pasukan Bela Diri Jepang Kirim 5 Anggotanya

Sebanyak 5 anggota pasukan beladiri Jepang (SDF) diterjunkan ke rumah sakit Miyakojima Okinawa Jepang setelah pulau itu di-lockdown.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Para anggota pasukan beladiri Jepang (SDF) yang tiba di Miyakojima Okinawa, Minggu (31/1/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebanyak 5 anggota pasukan beladiri Jepang (SDF) diterjunkan ke rumah sakit Miyakojima Okinawa Jepang setelah pulau itu di-lockdown.

Diketahui jumlah warga terinfeksi Covid-19 di wilayah itu sekitar 40 orang.

Hal ini ditengarai sebagai dampak dari kampanye pemilu wali kota, dimana dia tidak menggunakan masker beberapa kali di berbagai tempat dan juga di pesta kemenangan.

"Saya mendengar bahwa staf harus bekerja meskipun mereka dalam kondisi fisik yang buruk," ungkap Ketua tim perawat, Mai Yoshida, letnan 2, Minggu (31/1/2021).

Sebuah fasilitas untuk lansia di Kota Miyakojima, Okinawa, di mana total 40 orang, termasuk penduduk dan staf, telah dipastikan terinfeksi Covid-19 dan menjadi klaster.

Pasukan Bela Diri Jepang Tiba di Miyakojima
Para anggota pasukan beladiri Jepang (SDF) yang tiba di Miyakojima Okinawa, Minggu (31/1/2021).

Lima anggota Pasukan Bela Diri Darat, termasuk seorang perawat, memasuki fasilitas tersebut dan memulai bantuan medis.

"Pertama-tama, jangan mengirim orang yang terinfeksi dari anggota. Staf perawat yang ingin melakukan kerja di Miyakojima adalah yang terbaik," tambahnya.

Anggota SDF melakukan tugas-tugas seperti manajemen kesehatan pengguna fasilitas, bantuan dengan makan dan mandi, dan desinfeksi peralatan.

Baca juga: 3 Hal Tabu Yakuza Jepang Mulai Disentuh Supaya Bisa Hidup

Baca juga: Politisi Jepang Tepis Hoaks Penundaan Kembali Olimpiade 2021, Semua akan Berjalan Sesuai Rencana

Saat pesta kemenangan wali kota Miyakojima 17 Januari lalu, seseorang yang dipastikan positif Corona bercampur dan hadir di tengah kerumunan orang sehingga yang lainnya pun ikut terinfeksi Corona.

Selama empat hari berturut-turut sejak 26 Januari 2021 jumlah orang yang terinfeksi corona meningkat drastis yang tadinya sekitar 5 orang tiba-tiba menjadi sekitar 40 orang per hari di Miyakojima.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved