Breaking News:

Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project Jepang akan Bicara Blak-blakan Alasannya Menciptakan Mobil Masjid

Penjualan mobil masjid banyak dilakukan ke berbagai negara di Timur Tengah saat ini dan berniat menjualnya pula ke Indonesia.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Seorang muslim sedang mengumandangkan adzan panggilan salat di bagian belakang mobil masjid, Minggu (23/9/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Yasuharu Inoue, pembuat mobil masjid (masjid berjalan) di Jepang, akan bicara buka-bukaan mengapa dirinya membuat masjid berjalan.

"Saya ingin mengungkapkan berbagai hal mengenai mobil masjid kepada para WNI yang ada di Jepang, sehingga bisa lebih memahami fungsi masjid berjalan tersebut," papar Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project Co.Ltd, Senin (1/2/2021) kepada Tribunnews.com.

Pertemuannya di tengah pandemi Corona dan masa darurat Jepang (PSBB) ini dilakukan secara virtual, Senin (1/2/2021) malam jam 20.00 waktu Jepang.

Acara ini terbuka bagi WNI yang ada di Jepang dan khususnya anggota Forum BBB, jaringan bisnis yang akan jadi terbesar di Jepang dengan keanggotaan di 47 perfektur dan 23 wilayah Tokyo.

Tak ada biaya untuk menjadi anggota BBB, cukup kirimkan email ke: bbb@jepang.com beserta lampiran foto Zairyu Card masing-masing.

Mobil Masjid di Tokyo Tower, bisa menampung 50 orang dengan empat AC menyejukkan disiapkan bagi atlit Indonesia yang hadir di Olimpiade 2020 serta kalangan muslim lainnya.
Mobil Masjid di Tokyo Tower, bisa menampung 50 orang dengan empat AC menyejukkan disiapkan bagi atlit Indonesia yang hadir di Olimpiade 2020 serta kalangan muslim lainnya. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Inoue yang meluncurkan mobil masjid sejak tiga tahun lalu, mendapat ide tersebut dari Timur Tengah.

"Saya sangat dekat dengan kalangan muslim di Timur Tengah, bahkan buka usaha pula di sana," tambahnya.

Kalangan muslim baginya sudah menjadi saudaranya sendiri, sehingga banyak temannya dari Timur Tengah ketimbang teman dari Jepang.

Penjualan mobil masjid banyak dilakukan ke berbagai negara di Timur Tengah saat ini dan berniat menjualnya pula ke Indonesia.

Baca juga: Dokter di Jepang Tak Merekomendasikan Xlear, Obat dari Amerika yang Disebut Bisa Menekan Covid-19

Baca juga: Miyakojima Okinawa Lockdown, Pasukan Bela Diri Jepang Kirim 5 Anggotanya

"Bagus bagi Indonesia memudahkan salat di mana pun karena terdiri dari banyak pulau, jadi bagi kaum muslim di Indonesia tak akan kesulitan menunaikan ibadahnya di mana pun berada di Indonesia," ujar dia.

Di Jepang saat Olimpiade Inoue akan meluncurkan mobil masjid dekat dengan arena olimpiade supaya memudahkan para atlet muslim menunaikan salat.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengurungkan usulannya yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli 'mobil masjid' ala Jepang.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengurungkan usulannya yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeli 'mobil masjid' ala Jepang. (KOLASE Euronews-TWITTER/@mohmahfudmd)

"Bisa dibayangkan kalau para atlet Indonesia yang muslim nanti usai bertanding di Olimpiade langsung ke luar area pertandingan dan bisa melakukan salat atas hasil yang diperolehnya, tak usah jalan jauh-jauh lagi. Nyaman bukan?" ujarnya.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang, BBB, juga akan memanggil mantan CEO Perusahaan raksasa Jepang pada 7 Februari 2021 berbicara mengenai upaya melakukan bisnis dengan lebih baik lagi di Jepang.

Hanya bagi anggota Forum BBB yang semakin hari semakin mendapat banyak dukungan oleh para pebisnis Jepang saat ini.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved