Breaking News:

Peneliti Jepang Temukan Spesies Baru Serranidae, Mirip Ikan yang Ditemukan di Indonesia

Nakamura mengumpulkan spesimen dari pasar ikan dan lembaga penelitian di dalam dan di luar prefektur untuk mempelajari Penelitian Serranidae.

Istimewa
Ikan spesies baru keluarga Serranidae dinamakan Mahorobahata. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Junpei Nakamura (25) dari Akuarium Kagoshima (Kota Kagoshima) dan tim peneliti di Museum Penelitian Universitas Kagoshima telah mengkonfirmasi spesies baru Serranidae di perairan dekat Tanegashima dan Amami Oshima dengan nama "Mahorobahata".

"Kata Mahorobahata dari kata kuno yang berarti tempat yang indah karena dipastikan dekat pulau-pulau seperti Utopia," kata Nakamura baru-baru ini.

Risalah tersebut baru-baru ini diterbitkan dalam versi elektronik jurnal bahasa Inggris "Penelitian Ichthiological" yang diterbitkan oleh Japanese Society of Fish Science.

Nakamura telah berada di laboratorium Profesor Hiroyuki Motomura (47) bagian Klasifikasi Ikan di museum sejak tahun 2017 ketika ia masih menjadi mahasiswa tahun ke-4 Fakultas Perikanan Universitas Kagoshima.

Ikan spesies baru keluarga Serranidae dinamakan Mahorobahata.
Ikan spesies baru keluarga Serranidae dinamakan Mahorobahata. (Istimewa)

Nakamura mengumpulkan spesimen dari pasar ikan dan lembaga penelitian di dalam dan di luar prefektur untuk mempelajari Penelitian Serranidae.

Spesimen yang mirip ditemukan di Indonesia dan Mikronesia dikunjungi ke Amerika Serikat untuk konfirmasi, dan 12 spesimen dengan panjang tubuh 27 hingga 52 cm diselidiki.

Awalnya, dianggap spesies yang sama dengan "Hosekihata" tersebar di utara Tanegashima, tetapi ternyata morfologinya berbeda, seperti bintik-bintik cokelat menyebar ke seluruh tubuh, tepi lurus pada sirip ekor dan garis putih, dan itu diidentifikasi sebagai spesies baru dengan analisis DNA.

Baca juga: Putra PM Jepang Jadi Sorotan Media Terkait Pelanggaran Etika Menjamu Pejabat Makan Malam

Baca juga: Yoshiro Mori: Apapun yang Terjadi, Olimpiade Jepang Tetap Berjalan

Nama ilmiah ikan kerapu baru adalah "Epinefels Insularis" yang berasal dari bahasa Latin.

Nakamura melanjutkan penelitiannya bahkan setelah lulus dari sekolah pascasarjana musim semi lalu.

"Laut di Kagoshima sangat menarik dan jumlah spesies ikannya adalah yang terbesar di Jepang. Ada banyak ikan yang belum diteliti, dan ada kemungkinan masih ada spesies baru serta bernilai tinggi," ujarnya.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved