Breaking News:

Jumlah Orang Super Kaya Indonesia Diprediksi Lampaui China 5 Tahun ke Depan, Ini Alasannya

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan China daratan yang diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 46,3%.

net
uang dolar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumlah orang super kaya di Indonesia - crazy rich Indonesians - diperkirakan akan jauh melewati jumlah di China dalam lima tahun ke depan.

Asumsi ini muncul di tengah peluncuran vaksin Covid-19 di Indonesia dan didukung dengan pemulihan ekonomi.

Perkiraan perusahaan properti yang bermarkas di London, Knight Frank Wealth Report 2021, menunjukkan jumlah orang super kaya akan naik 67% dalam lima tahun ke depan sampai 2025.

"Jumlah orang dengan nilai individual ultra tinggi yakni mereka dengan kekayaan US$30 juta ke atas (Rp 427 miliar) diperkirakan akan meningkat 67,2% dalam lima tahun ke depan," kata Victoria Garret, kepala unit residensial Knight Frank untuk Asia-Pasifik kepada wartawan BBC News Indonesia, Endang Nurdin, Jumat (26/02/2021).

"Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan China daratan yang diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 46,3%," tambahnya.

Baca juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Melesat Setelah Covid-19, Orang Kaya Baru akan Bertambah

Tetapi dari sisi jumlah individu, menurut Victoria, orang super kaya di China pada 2025 diperkirakan menjadi 103.000 sementara Indonesia sekitar 1.000.

Laporan Knight Frank ini secara resmi akan diluncurkan pada Selasa (02/03) dengan kategori kekayaan di atas Rp427 miliar termasuk aset rumah.

Tidak ada rincian di sektor mana saja orang super kaya ini akan muncul, namun faktor pendorong adalah populasi muda.

"Tak ada informasi rinci dari sektor mana saja individu ini muncul, namun yang dapat kami katakan adalah dalam jangka panjang, perekonomian Indonesia akan tumbuh pesat karena besarnya populasi muda dan meningkat pesatnya kelompok menengah."

"Faktor-faktor inilah yang dapat bertahan pada jangka panjang. Selain itu, faktor ini terkait juga dengan meningkat pesatnya sektor konsumen dan individu-individu yang terkait sektor ini adalah mereka yang menikmati keuntungan ini."

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved