Breaking News:

Virus Corona

Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 di Dunia, WHO: Terlalu Dini Hanya Andalkan Vaksin   

WHO menyebut jumlah kasus baru infeksi virus corona secara global naik pekan lalu untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu terakhir.

Freepik
ilustrasi virus corona - Update Virus Corona Global 1 Mei 2020: Total 3,3 Juta Orang Terinfeksi, 1 Juta Orang Telah Sembuh 

TRIBUNNEWS.COM, ZURICH – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut jumlah kasus baru infeksi virus corona secara global naik pekan lalu untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu terakhir.

Kenaikan kasus terjadi di kawasan Amerika, Mediterania timur, Eropa dan Asia Tenggara.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kenaikan kasus itu "mengecewakan tetapi tidak mengejutkan."

Tedros mendesak negara-negara untuk tidak melonggarkan protokol kesehatan, dan langkah-langkah untuk melawan virus.

Dia menegaskan masih "terlalu dini bagi negara-negara untuk hanya mengandalkan program vaksinasi dan meninggalkan langkah-langkah lain untuk memerangi virus."

"Jika negara-negara hanya mengandalkan vaksin, mereka membuat kesalahan. Langkah-langkah kesehatan masyarakat dasar tetap menjadi dasar respons," ujarnya, seperti dilansir Reuters, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: WHO Tulis Daftar 9 Virus serta Penyakit Berbahaya yang Mengancam Dunia, dari Nipah hingga Zika

Baca juga: Kasus Infeksi Covid-19 Dunia Melonjak Pertama Kalinya dalam 7 Minggu, WHO: Vaksin Saja Tak Cukup

Baca juga: Ini Skema Distribusi Dosis Pertama Vaksin Covax WHO

Sementara Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19 memperingatkan kenaikan jumlah kasus itu sebagai “Peringatan keras bagi kita semua: bahwa virus ini akan melonjak jika kita membiarkannya."

Mike Ryan, pakar darurat top WHO, mengatakan perang global melawan virus corona berada dalam keadaan yang lebih baik sekarang daripada 10 minggu yang lalu, sebelum program vaksinasi dimulai.

Namun kata dia, terlalu dini untuk mengatakan virus mulai terkendali.

"Masalahnya adalah kita mengendalikan virus dan virus yang mengendalikan kita. Dan saat ini virus sangat terkendali."

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved