3 Wanita Pekerja Media di Afghanistan Timur Ditembak Mati Sepulang Kerja
Tiga wanita yang bekerja di perusahaan media Kota Jalalabad, Afghanistan timur ditembak mati sepulang kerja pada Selasa (2/3/2021).
TRIBUNNEWS.COM - Tiga wanita yang bekerja di perusahaan media di Kota Jalalabad, Afghanistan timur ditembak mati sepulang kerja pada Selasa (2/3/2021).
Enikass TV mengonfirmasi bahwa wanita yang tewas merupakan karyawannya.
Mengutip Al Jazeera, Direktur Stasiun TV tersebut, Zalmai Latifi mengatakan, mereka ditembak mati dalam dua serangan terpisah setelah meninggalkan kantor.
"Mereka semua sudah meninggal," kata Latifi.
"Mereka dalam perjalanan pulang dari kantor dengan berjalan kaki ketika ditembak," jelas Latifi.
Baca juga: Taliban Afghanistan Peringatkan Konsekuensi Pembatalan Penarikan Pasukan Asing
Baca juga: Perang Afghanistan: Pemerintahan Biden akan Tinjau Kesepakatan Trump dengan Taliban
Dua orang lainnya, tampaknya pejalan kaki, terluka dalam penembakan itu.
Latifi menuturkan, ketiga wanita itu adalah lulusan sekolah menengah baru berusia antara 18 dan 20 tahun.
Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Dalam keterangan yang disampaikan Kepala Polisi Nangarhar Juma Gul Hemat, seorang tersangka bersenjata ditahan tak lama setelah penembakan itu.
Hemat menambahkan pihak berwenang masih mencari pelaku lain.
"Kami menangkapnya saat dia mencoba melarikan diri," kata Hemat.
"Dia mengaku melakukan serangan itu. Dia adalah anggota Taliban," tambahnya.
Namun, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid membantah kelompoknya terlibat dalam pembunuhan itu.
Baca juga: Taliban Klaim AS telah Membombardir Rumah hingga Warga Sipil: Pelanggaran Kesepakatan
Baca juga: Pria Bersenjata Renggut Nyawa 2 Hakim Wanita dari Mahkamah Agung Afghanistan
Ashraf Ghani Kecam Serangan
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani mengutuk serangan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pekerja-media-ditembak-di-afghanistan.jpg)