Breaking News:

Ratusan Tentara PBB di Sudan Selatan Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air

Militer Thailand menginformasikan seorang dokter militer menyuntikkan vaksin palsu kepada tentara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan Selatan.

Puspen TNI/Kapten Laut (KH) Aripudin
ILUSTRASI TENTARA PBB DI SUDAN - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) di bawah pimpinan Letkol Inf Syamsul Alam, S.E. sebagai Dansatgas, mengikuti Latihan Kesiapan Pengecekan Operasional bersama dalam rangka melihat sejauh mana kesiapan seluruh personel Unamid baik sipil maupun militer dalam mengantisipasi setiap perkembangan situasi yang berkembang di luar untuk masuk ke dalam Super Camp, El Geneina, Sudan, Afrika, Rabu (21/1/2018) Latihan Kesiapan Pengecekan Operasional bersama yang diadakan Unamid Sector West melibatkan semua TCC (Troops Contrybuting Country), UN Police, UNDSS dan seluruh Staff Unamid yang di beri sandi ?Winter Exercise? (Latihan Musim Dingin). (PUSPEN TNI/Kapten Laut (KH) Aripudin) 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - Militer Thailand menginformasikan seorang dokter militer menyuntikkan vaksin Covid-19 palsu, kepada tentara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Sudan Selatan.

Dilansir The Straits News, vaksin palsu itu berupa cairan air biasa. 

Dokter tersebut mengatakan kepada tentara PBB bahwa dia menyuntikkan vaksin flu.

Di mana vaksin tersebut, kata dokter tersebut, bisa melindungi dari paparan Covid-19, demikian penjelasan komandan militer Chalermpol Srisawat.

Sedikitnya ada 273 tentara yang diinjeksi menggunakan vaksin abal-abal.

Bahkan mereka dimintai tarif seharga USD 20 atau sekira Rp 285.000.

Penipuan terungkap saat seorang tentara mengaku curiga dengan vaksin tersebut.

Baca juga: Vaksinasi untuk 447 Ribu Orang di Lingkungan TNI Ditargetkan Rampung April

Baca juga: 10.000 Vaksinator TNI Tersertifikasi Ditargetkan Siap Pekan Ini

Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) melaksanakan kegiatan Disarmament,  Demobilization and Reintegration (DDR) atau tugas pengamanan bersama Government of Sudan (GoS) Army dan personel dari UNAMID Sector West di El Geneina, Darfur, Sudan, Kamis (5/7/2018). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI/Kolonel Laut (KH) Agus Cahyono
ILUSTRASI TENTARA PBB DI SUDAN - Satuan Tugas (Satgas) Batalyon (Yon) Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-D United Nations Mission In Darfur (UNAMID) melaksanakan kegiatan Disarmament, Demobilization and Reintegration (DDR) atau tugas pengamanan bersama Government of Sudan (GoS) Army dan personel dari UNAMID Sector West di El Geneina, Darfur, Sudan, Kamis (5/7/2018). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI/Kolonel Laut (KH) Agus Cahyono (/)

Sebab botolnya tidak memiliki label apapun.

Kemudian, tentara itu melapor kepada atasan dan terungkap bahwa botol vaksin itu berisi air biasa.

Perwakilan medis PBB meminta pejabat Tentara Angkatan Darat Thailand, untuk memulangkan dokter itu ke Thailand.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved