Breaking News:

Sarankan Tersangka Pemerkosa Nikahi Korban agar Tak Dipenjara, Hakim Tertinggi India Dituntut Mundur

Hakim tertinggi India diminta untuk mengundurkan diri dari posisinya, karena menyarankan tersangka pemerkosa untuk menikahi korban agar tak dipenjara.

medium.com
Ilustrasi pemerkosaan. Hakim tertinggi India diminta untuk mengundurkan diri dari posisinya, karena menyarankan tersangka pemerkosa untuk menikahi korban agar tak dipenjara. 

TRIBUNNEWS.COM - Hakim tertinggi India diminta untuk mengundurkan diri dari posisinya.

Hal itu dikarenakan dirinya yang menyarankan tersangka pemerkosa untuk menikahi korban, agar tidak dipenjara.

Pernyataan tersebut dikatakan hakim yang bernama Sharad Arvind Bobde saat persidangan.

"Jika Anda ingin menikahi (dia), kami dapat membantu Anda."

"Jika tidak, Anda kehilangan pekerjaan dan masuk penjara," ujarnya, dilansir Guardian.

Baca juga: Remaja Putri Jadi Tersangka Pembunuh Pria yang Hendak Memperkosanya, Begini Penjelasan Polisi

Komentar Bobde kemudian memicu kehebohan.

Para aktivis hak perempuan membuat surat terbuka yang menyerukan agar Bobde mengundurkan diri.

Pasalnya, tersangka disebut menguntit, mengikat, mencekik, dan berulangkali memperkosa korban yang masih berstatus sebagai siswi.

Tersangka juga mengancam akan menyiram korban dengan bensin dan membakarnya.

Tak hanya itu, ia juga mengancam akan membunuh saudara laki-laki korban.

Halaman
1234
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved