Penanganan Covid

CDC Tunda Terbitkan Panduan Vaksinasi Covid-19 bagi Warga AS yang Sudah Divaksin Penuh

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menunda untuk merilis panduan terbarunya tentang vaksinasi Covid-19.

MIT Technology Review
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menunda untuk merilis panduan terbarunya tentang vaksinasi Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menunda untuk merilis panduan terbarunya tentang vaksinasi Covid-19.

Mengutip Nbc News, rencananya, CDC akan menerbitkan panduan mengenai apa yang dapat dilakukan warga AS dengan aman pasca menerima vaksinasi secara penuh.

Lebih dari separuh warga AS yang berusia 65 tahun atau lansia telah disuntik vaksin Covid-19.

Data tersebut diungkapkan oleh penasihat senior tim Covid-19, Jumat (5/3/2021).

Direktur CDC, Dr Rochelle Walensky pada konferensi pers Jumat (5/3/2021) mengakui urgensinya dan berjanji bahwa pedoman tersebut akan segera hadir.

Baca juga: Program Vaksinasi Covid-19, CDC Minta Pemerintah AS Prioritaskan Penyandang Disabilitas

Baca juga: CDC Rekomendasikan Masker Berlapis, Benarkah Lebih Efektif Cegah Covid-19? Ini Kata Satgas IDI

Kantor CDC. Terbaru, CDC AS Tunda Terbitkan Panduan Vaksinasi Covid-19
Kantor CDC. Terbaru, CDC AS Tunda Terbitkan Panduan Vaksinasi Covid-19 (MIT Technology Review)

"Ini adalah masalah yang kompleks dan ilmu pengetahuan berkembang pesat," katanya.

"CDC bekerja untuk memastikan bahwa komunikasi yang kami rilis pada panduan ini jelas," tambahnya.

"Kami pastikan dan meluangkan waktu untuk melakukan ini dengan benar," jelasnya.

Baca juga: CDC AS Rilis Panduan Baru: Masa Karantina Covid-19 Diperpendek Jadi 10 Hari

Kasus Menurun

Walensky menuturkan pada Kamis (4/3/2021) jumlah kasus Covid-19 baru mulai terhenti setelah berminggu-minggu menurun secara stabil.

"Data terbaru menunjukkan kasus terus berfluktuasi sekitar 60.000 hingga 70.000 kasus per hari," katanya.

"Penurunan jumlah kematian yang dilaporkan setiap hari juga rata menjadi sekitar 1.900," tuturnya.

Namun menurut Walensky, angka-angka itu masih terlalu tinggi dan sekarang telah stabil selama lebih dari seminggu pada level selama gelombang akhir musim panas.

Informasi terbaru pun menjadi perhatian pejabat kesehatan masyarakat.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved