Breaking News:

Houthi Lancarkan Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi Aramco dan Situs Militer yang Dikelola Negara

Militan Houthi Yaman kembali melancarkan serangan ke Arab Saudi pada Kamis (25/3/2021), menargetkan situs minyak dan situs militer Arab Saudi.

Euro Money
Fasilitas pengolahan minyak Saudi Aramco. Terbaru, Houthi Lancarkan Serangan ke Fasilitas Minyak Saudi Aramco dan Situs Militer yang Dikelola Negara. 

TRIBUNNEWS.COM - Militan Houthi Yaman kembali melancarkan serangan ke Arab Saudi pada Kamis (25/3/2021).

Serangan tersebut dilaporkan menargetkan situs minyak milik perusahaan Saudi Aramco dan situs militer yang dikelola negara.

Pada Jumat (26/3/2021), Houthi yang merupakan kelompok yang berpihak pada Iran menuturkan serangan Kamis kemarin ditujukan ke pangkalan militer Raja Abdulaziz di Dammam dan situs militer di Najran dan Asir.

Houthi juga mengatakan mereka menargetkan fasilitas Aramco di Ras Tanura, Rabigh, Yanbu dan Jizan.

Baca juga: Arab Saudi Tawarkan Rencana Gencatan Senjata kepada Militan Houthi Yaman

Baca juga: Koalisi Saudi Luncurkan Serangan Udara di Ibu Kota yang Dikuasai Militan Houthi Yaman

Pendukung militan Houthi Yaman mengangkat plakat selama protes terhadap blokade yang diberlakukan di negara mereka oleh koalisi Saudi, di ibu kota Sanaa, pada 26 Februari 2021. Militan Huthi yang didukung Iran di Yaman mengklaim pada 28 Februari, percobaan serangan yang menargetkan ibu kota Arab Saudi Riyadh dan wilayah lain dalam semalam, mengancam lebih banyak serangan.
Mereka telah mengintensifkan operasi melawan kerajaan di tengah meningkatnya bentrokan berdarah untuk merebut benteng terakhir Marib di utara yang didukung pemerintah Yaman.
Pendukung militan Houthi Yaman mengangkat plakat selama protes terhadap blokade yang diberlakukan di negara mereka oleh koalisi Saudi, di ibu kota Sanaa, pada 26 Februari 2021. Militan Huthi yang didukung Iran di Yaman mengklaim pada 28 Februari, percobaan serangan yang menargetkan ibu kota Arab Saudi Riyadh dan wilayah lain dalam semalam, mengancam lebih banyak serangan. Mereka telah mengintensifkan operasi melawan kerajaan di tengah meningkatnya bentrokan berdarah untuk merebut benteng terakhir Marib di utara yang didukung pemerintah Yaman. (Mohammed HUWAIS / AFP)

Mengutip Al Jazeera, menurut saluran TV al-Arabiya, pertahanan udara Arab Saudi mencegat rudal balistik di provinsi selatan Najran.

Arab Saudi telah menghadapi peningkatan jumlah serangan seperti itu.

Serangan yang dilancarkan Houthi tak kunjung melambat meski Arab Saudi menawarkan kesepakatan gencatan senjata ke Houthi pada Senin (22/3/2021).

Koalisi militer pimpinan Saudi telah melakukan pemboman di Yaman sejak Maret 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional yang digulingkan oleh Houthi.

Serangan di Jizan, sekira 970 kilometer dari barat daya Ibu Kota, Riyadh, di Laut Merah, menghantam fasilitas distribusi tepat setelah pukul 21.00 waktu setempat pada Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Houthi Akui Pasukannya Sebabkan Kebakaran di Pusat Migran Yaman, Tewaskan 45 Orang

Kementerian Energi Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Agen Pers Saudi yang dikelola negara.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved