Breaking News:

Krisis Myanmar

Duta Besar Myanmar untuk London Diusir oleh Junta Militer dari Kantornya

Duta Besar Myanmar untuk London  mengaku diusir keluar dari kedutaan pada hari Rabu (7/4/2021).

Foto AP, Channel News Asia
Seorang pengunjuk rasa antikudeta melemparkan bom asap terhadap tindakan keras polisi di kota Thaketa Yangon, Myanmar, Sabtu, 27 Maret 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, LONDON – Duta Besar Myanmar untuk London  mengaku diusir keluar dari kedutaan pada hari Rabu (7/4/2021).

Sumber Reuters mengatakan wakilnya mengambil alih jabatan dubes atas nama junta militer Myanmar.

Junta militer merebut kekuasaan di Myanmar dalam kudeta pada Februari dan telah menembak mati ratusan demonstran pro-demokrasi.

Duta Besar Myanmar untuk London Kyaw Zwar Minn berlawanan dengan kebijakan junta militer yang berkuasa dalam beberapa pekan terakhir.

Ia menyerukan pembebasan pemimpin sipil yang ditahan yakni Aung San Suu Kyi.

"Saya telah dikunci (dari kedutaan-red)," katanya di luar kedutaan di pusat kota London, seperti dilansir Reuters, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Rusia Sebut Sanksi Akan Mendorong Myanmar Menuju Perang Saudara

Kyaw Zwar Minn menggambarkan peristiwa Rabu (7/4/3021) waktu London itu sebagai “semacam kudeta di tengah Kota London.”

"Ini semacam kudeta, di tengah-tengah Kota London. Anda dapat melihat bahwa mereka menempati gedung saya," katanya, seraya menambahkan bahwa dia sedang berbicara dengan kementerian luar negeri Inggris tentang situasi tersebut.

Empat sumber diplomatik dengan pengetahuan tentang masalah ini mengatakan bahwa wakil duta besar Chit Win telah mengambil alih jabatan. Dia dan atase militer telah mengunci duta besar.

Kyaw Zwar Minn berbicara di sebelah kedutaan, di mana polisi berjaga-jaga.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved