Breaking News:

Pangeran Harry Harus Dikarantina Jika Hadiri Pemakaman Pangeran Philip

Pangeran Harry dan Meghan Markle setidaknya akan menjalani lima hari masa karantina terkait pandemi virus corona

Tolga AKMEN / AFP
Pangeran Harry, Duke of Sussex, (kiri) dan Meghan, Duchess of Sussex dari Inggris tiba untuk menghadiri Commonwealth Service tahunan di Westminster Abbey di London pada 09 Maret 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle setidaknya akan menjalani lima hari masa karantina terkait pandemi virus corona (Covid-19), jika mereka kembali ke Inggris untuk menghadiri pemakaman Pangeran Philip yang bergelar Duke of Edinburgh.

Kecuali mereka mendapatkan pengecualian, meskipun pasangan tersebut belum secara terbuka menyampaikan apakah mereka akan hadir dalam prosesi pemakaman suami dari Ratu Elizabeth II itu.

Hal itu karena saat ini Meghan sedang mengandung anak kedua dan rencananya akan melahirkan pada musim panas tahun ini.

Baca juga: Jelang Kepergian Pangeran Philip: Ratu Elizabeth Berada di Sisinya hingga Tak Mau ke Rumah Sakit

Beberapa pengamat mengatakan bahwa kemungkinan besar Harry akan melakukan perjalanan sendirian dari California, tempat mereka tinggal selama di Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri pemakaman kakeknya.

Kembali ke Inggris akan menjadi kali pertama sejak pasangan itu berbicara blak-blakan dalam wawancara dengan televisi AS tentang pengalaman mereka dalam menjalani kehidupan di Kerajaan Inggris.

Baca juga: Pangeran Harry Dikabarkan Bergegas Pulang untuk Pemakaman Pangeran Philip, Meghan Markle Tidak Ikut

Pasangan itu menyatakan bahwa rasisme adalah sebagian besar alasan yang membuat mereka akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Inggris.

Mereka mengatakan, seorang anggota keluarga kerajaan telah berbicara tentang betapa 'gelap' kulit putra mereka, Archie nantinya.

Dalam tayangan televisi AS itu, presenter ternama AS Oprah Winfrey mengungkapkan bahwa Harry menyebut anggota keluarga Kerajaan Inggris yang menyampaikan komentar rasis tentang anaknya yang belum lahir saat itu bukanlah sang Ratu maupun Pangeran Philip.

Dikutip dari laman The Guardian, Minggu (11/4/2021), seorang penulis biografi kerajaan yang menuliskan banyak buku termasuk di dalamnya tentang Pangeran Harry, sekaligus orang yang mengkritik wawancara pasangan itu dengan Winfrey, Angela Levin mengatakan bahwa dirinya meyakini Harry ingin datang ke pemakaman kakeknya.

Halaman
123
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved