Breaking News:

Virus Corona

Antisipasi Mutan Baru Corona, Sekolah di Osaka Menahan Diri Kegiatan Klub, Mahasiswa Belajar Online

Gubernur Osaka Jepang Hirofumi Yoshimura meminta pihak sekolah SD, SMP dan SMA di Jepang untuk tidak melakukan kegiatan klub sekolah, jauhkan pertemua

Foto Richard Susilo
Data terinfeksi corona 13 April 2021 di Jepang dengan jumlah terbanyak di Osaka mencapai 1099 dan Tokyo hanya 510 orang terinfeksi& terinfeksi per hari kemarin (13/4/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Gubernur Osaka Jepang Hirofumi Yoshimura meminta pihak sekolah SD, SMP dan SMA di Jepang untuk tidak melakukan kegiatan klub sekolah, jauhkan pertemuan langsung. Sedangkan mahasiswa diminta untuk melakukan pendidikan lewat online.

"Saya sebenarnya sangat merasakan keberatan memanggil generasi muda untuk menahan diri di rumah. Tapi strain mutan virus baru ini menyebarkan infeksi sangat cepat  ke generasi muda, dan mudah menjadi parah," papar Yoshimura yang juga meminta resportan untuk membuka tokonya hanya sampai jam 8 malam saja.

Yoshimura meminta  untuk pihak SD, SMP, SMA  menghentikan penyebaran infeksi dengan menahan diri dari kegiatan klub sekolah untuk sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dan sekolah menengah  di Prefektur Osaka, dan "batalkan tatap muka. -muka pelajaran " untuk universitas. Kebijakannya adalah meminta  pelaksanaan pelajaran jarak jauh lewat online.

Kepala Sekolah SMP Kota Sumieoka Osaka Kenjiro Hayashi]   mengomentari, "Kami sedang mengambil berbagai tindakan melawan korona di semua acara atau sekolah, jadi jika adanya pembatalan mohon dipertimbangkan dengan baik."

Mengenai permintaan untuk "deklarasi keadaan darurat", Gubernur Yoshimura telah mengindikasikan bahwa dia bermaksud untuk melakukan langkah-langkah prioritas terlebih dulu  seperti pencegahan penyebaran dan untuk menilai dengan melihat situasi infeksi pada minggu depan Senin 19 April 2021.

Penyebaran infeksi corona gelombang ke-4 di Osaka yang terjadi saat ini akan terus berkembang diperkirakan dengan kuatnya pengaruh mutan Inggris virus corona (N501Y).

"Penyebaran virus corona terutama mutan akan terus meningkat di masa depan. kekuatan penyebarannya sekitar 1,8 kali lebih kuat daripada varian corona lama," papar Profesor Yoshihito Niki, Wakil Direktur Pusat Pernafasan, Rumah Sakit Kurashiki Daiichi, Profesor Penyakit Menular Klinis, Sekolah Kedokteran Universitas Showa Jepangsiang ini (14/4/2021).

Jumlah terinfeksi corona di saka kemarin (13/4/2021) tercatat 1099 orang dengan skeitar 73,7% adalah akibat mutan baru versi Inggris tersebut. Sedangkan kapasitas tempat tidur bagi pasien berat sudah mencapai 95,1% "Sudah gawat penyediaan tempat tidur di rumah sakit Osaka saat ini," tekan Profesor Yuji Toda, ahli pernafasan dan alergi, Kepala rumah akit Universitas  Kinki.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved