Breaking News:

Virus Corona

3.564 Warga Jepang Terpapar Mutan Baru Virus Corona, Paling Banyak E484K dan N501Y

Prefektur Osaka dan Hyogo menyumbang sepertiga jumlah tersebut. Peningkatan terbesar terjadi di Tokyo, di mana jumlah orang meningkat 319 orang.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mutan baru virus Corona E484K. 

Dari kasus yang dicurigai, 1.341 (termasuk 200 karantina) dikonfirmasi dengan analisis genom (informasi genetik total).

Baca juga: Virus Corona Mengamuk di Thailand, Catat Rekor Kasus Harian Tertinggi 

Dari Inggris, total 1.076 orang (naik 261 dari minggu sebelumnya) dikonfirmasi di 41 prefektur.

Di sisi lain, 2.164 strain dengan mutasi "E484K" dari Jepang, yang telah meningkat di wilayah Kanto dan Tohoku telah terkonfirmasi.

Tidak ada mutasi yang dikatakan sangat menular seperti N501Y, tetapi ada kekhawatiran bahwa efek kekebalan dan vaksin akan menurun.

Berdasarkan kelompok usia orang yang terinfeksi, terdapat 100 orang di bawah remaja, lalu 125 orang remaja (belasan tahun), 225 orang berusia 20-an, 128 orang berusia 30-an, 158 orang berusia 40-an, dan 135 orang di usia 50-an.

Sementara itu bagi WNI yang berkeinginan vaksinasi Covid-19 di Jepang dapat menghubungi Forum BBB, kelompok bisnis WNI yang berdomisili di Jepang dengan email: bbb@jepang.com subject: Vaksinasi

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved