Breaking News:

Seorang Majikan Ngamuk Mengetahui sang Bodyguard Puasa, Aniaya Korban hingga Todongkan Senjata

Dua orang pria yang berprofesi sebagai bodyguard (pengawal) dianiaya lantaran menolak mengikuti instruksi majikan untuk tidak berpuasa.

(Tangkap layar Astro Awani)
Dua orang pria yang berprofesi sebagai pengawal mendapat pukulan dan penganiayaan oleh sang majikan, lantaran berpuasa. (Tangkap layar Astro Awani) 

Dia mengatakan, tersangka akan memarahi korban jika mengetahui karyawannya sedang berpuasa dan memaksanya untuk tidak melanjutkan.

Baca juga: LPSK Pastikan Beri Perlindungan Jurnalis TEMPO yang Jadi Korban Penganiayaan

Sementara itu kini Polsek Klang Selatan menangkap empat orang yang diduga terlibat insiden penganiayaan tersebut, dikutip dari Astro Awani.

Kapolsek Klang Selatan ACP Shamsul Amar Ramli mengatakan, kedua korban dipukuli dengan tongkat oleh majikannya dan seorang karyawan lainnya.

Baca juga: Diduga Alami KDRT dan Penganiayaan dari Suaminya , Yuyun Jin dan Jun: Saya Dipukuli Banyak Sekali

Shamsul Amar mengatakan majikan pria itu juga telah mengambil pistol dari pinggang salah satu dari dua pria itu, dan mengarahkannya ke arahnya dan mengeluarkan ancaman yang menghina agama.

Dia mengatakan kasus itu sedang diselidiki berdasarkan Pasal 324 KUHP, 506 KUHP dan 298 KUHP dan semua tersangka akan dikembalikan ke Pengadilan Klang besok.

"Polda Klang Selatan ingin menegaskan bahwa kasus ini tidak menyangkut masalah rasial apapun," ujarnya.

Ia juga mengimbau komunitas atau individu mana pun, untuk tidak menyalahgunakan media sosial dengan membagikan provokasi apa pun yang dapat menyentuh kepekaan rasial.

Sehingga memengaruhi kerukunan rasial, dan tindakan tegas akan diambil terhadap siapa pun yang bertindak di luar hukum.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved