Breaking News:

Penanganan Covid

PM Jepang Telepon CEO Pfizer, Minta Tambahan Vaksin Covid-19

Vaksin Pfizer adalah satu-satunya vaksin corona yang disetujui di Jepang yang mulai vaksinasi sejak 18 Februari 2021.

Foto Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga di sidang parlemen, Jumat (19/3/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah menelepon CEO Pfizer Albert Bourla (59) untuk meminta vaksin Covid-19 tambahan untuk masyarakat Jepang.

"Saya berharap semua orang Jepang akan divaksinasi pada bulan September," ungkap PM Yoshihide Suga kepada Albert Bourla.

Sebagai tanggapan, CEO Bourla menjawab, "Kami akan segera memulai pembicaraan dengan pemerintah Jepang dan bekerja sama erat dengan mereka."

Keduanya berbicara per telepon hanya sekitar 10 menit.

Baca juga: Mengenal Kuil Seitenkyu di Sakado Saitama, Kuil Taoisme Taiwan Terbesar di Jepang

Vaksin Pfizer adalah satu-satunya vaksin corona yang disetujui di Jepang yang mulai vaksinasi sejak 18 Februari 2021, dan pemerintah Jepang telah menandatangani kontrak dengan Pfizer untuk memasok 144 juta vaksin pada akhir tahun 2021.

Tingkat vaksinasi di Jepang saat ini baru dilakukan terhadap 0,9 persen jumlah penduduk, jauh lebih rendah daripada di negara lain seperti Inggris sebesar 48 persen dan Korea Selatan sebesar 2,5 persen.

Selain itu, para ahli kesehatan Jepang telah menganalisis bahwa Jepang menghadapi pandemi keempat seiring dengan meningkatnya jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 di Jepang.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved