Breaking News:

Krisis Myanmar

Pemerintah Jepang Minta Pemerintah Myanmar Melepas Segera Wartawannya

Pemerintah Jepang melalui Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato (65) meminta pemerintah Myanmar segera melepaskan Yuki Kato wartawan lepas Jepang

Foto Facebook
Yuki Kitazumi (45) yang ditahan otoritas Myanmar sejak kemarin (18/4/2021) dijemput paksa ke rumahnya sekitar jam 19:45 waktu setempat 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pemerintah Jepang melalui Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato (65) meminta pemerintah Myanmar segera melepaskan Yuki Kato wartawan lepas Jepang yang diciduk paksa kemarin malam (18/4/2021) dari rumahnya sekitar jam 19:45 sampai sekarang masih di penjara kota.

"Saya menyerukan pihak Myanmar untuk merilisnya secepat mungkin," tekan Kato sore ini (19/4/2021).

Penahanan dan masuk penjara kota telah dibenarkan Kedutaan Jepang yang ada di Myanmar sehingga Sekretaris kabinet Jepang merasa sangat penting hal itu disampaikan segera ke pemerintah Myanmar agar segera melepaskan warganya.

"Kami mengkonfirmasikan fakta. Kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi warga negara Jepang," ungkap PM Jepang Yoshihide Suga sore ini pula (19/4/2021).

Penjara Insein tempat Kitazumi dipindahkan berisi banyak tahanan politik.

Kedutaan mengatakan pihaknya "sedang dalam konfirmasi" tentang dugaan penangkapan itu.

Menurut pejabat diplomatik, tidak ada informasi bahwa dia terluka.

Kitazumi pertama kali ditahan selama demonstrasi protes pada 26 Februari dan dibebaskan pada hari yang sama.

Kini kedua kali Kitazumi ditangkap kembali pihak keamanan Myanmar.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved