Breaking News:

Protes Para Pekerja di Bangladesh Berujung Maut, 5 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Luka-luka

Lima orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka, setelah aparat polisi menembakan protes pekerja pada Sabtu (17/4/2021).

AFP
Seorang pria yang terluka beristirahat di kursi roda setelah dirawat di sebuah rumah sakit di Chittagong pada 17 April 2021, menyusul protes dengan mendemonstrasikan para pekerja di lokasi konstruksi pembangkit listrik yang dibiayai China. Lima orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka, setelah aparat polisi menembakan protes pekerja pada Sabtu (17/4/2021). 

Ia menambahkan bahwa lima orang yang tewas semuanya ditembak.

Pembangkit listrik senilai $ 2,4 miliar adalah sumber utama investasi asing ke Bangladesh, dan salah satu dari serangkaian proyek yang didorong oleh Beijing untuk membina hubungan yang lebih dekat dengan Dhaka.

Pada 2016, Konstruksi Tenaga Listrik SEPCOIII China menandatangani kesepakatan dengan S Alam Group, konglomerat Bangladesh yang bertanggung jawab atas pekerjaan konstruksi di lokasi tersebut.

Selama tahun itu, empat pengunjuk rasa yang menentang pembangunannya tewas ketika polisi melepaskan tembakan dalam bentrokan antara penduduk desa yang berdemonstrasi baik yang mendukung maupun menentang proyek tersebut.

Baca juga: India Embargo Ekspor Vaksin, PKS: Target 1 Juta Dosis Perhari Semakin Sulit Dicapai

Berita lain terkait Bangladesh

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved