Breaking News:

Virus Corona

PM Inggris Boris Johnson Disebut Mengatakan Lebih Baik Lihat Tumpukan Mayat Dibanding Lockdown

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dibanjiri kritik karena disebut berkomentar bahwa lebih suka melihat tumpukan mayat dibanding lockdown ketiga.

Geoff PUGH / POOL / AFP
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara selama konferensi pers virtual tentang pandemi Covid-19, di dalam 10 Downing Street di pusat kota London pada 27 Januari 2021. Johnson mengatakan Rabu bahwa sekolah akan menjadi tempat pertama yang diizinkan untuk dibuka kembali, tetapi tidak sebelum 8 Maret paling cepat, setelah pemerintah menyelesaikan vaksinasi bagi orang-orang yang paling rentan pada pertengahan Februari. 

Pemerintah Inggris saat ini juga menghadapi pertanyaan tentang dugaan sumbangan untuk mendekorasi ulang flat perdana menteri dan penyelidikan atas bocornya informasi tentang penguncian kedua di Inggris.

Inggris duduk di posisi ke-7 negara dengan total kasus infeksi Covid-19 terbanyak di dunia.

Dilansir Worldometers pada Selasa (27/4/2021), Inggris memiliki 4.406.946 terhitung dari awal pandemi.

Jumlah kematiannya sebanyak 127.434.

Saat ini, Inggris memiliki 81.840 kasus aktif dan 243 pasien dengan kondisi serius.

Berita terkait Virus Corona

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved