Breaking News:

Virus Corona

Singapura Kini Jadi Tempat Terbaik untuk Ditinggali selama Pandemi Covid-19, Kalahkan Selandia Baru

Singapura Kini Jadi Tempat Terbaik untuk Ditinggali selama Pandemi, Singkirkan Selandia Baru yang Sebelumnya Berada di Posisi Pertama

Roslan RAHMAN / AFP
Seorang pria mengendarai sepeda di sepanjang jalan di kawasan bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada tanggal 20 April 2021. Singapura Kini Jadi Tempat Terbaik untuk Ditinggali selama Pandemi, Singkirkan Selandia Baru yang Sebelumnya Berada di Posisi Pertama 

Perbatasan ketiga negara itu telah ditutup untuk sebagian besar turis asing selama lebih dari setahun.

Tetapi masing-masing negara dengan hati-hati ingin membuka pariwisata dan tempat-tempat lain yang telah mengendalikan virus.

Awal bulan ini, Selandia Baru dan Australia membuka gerbang perjalanan bebas karantina antara kedua negara selama tidak ada laporan wabah virus baru.

Baca juga: Negara Lain Masih Dilanda Covid-19, Selandia Baru Sudah Gelar Konser Musik Dihadiri 50.000 Penonton

Baca juga: Dubes RI Buka Fakta Menarik Perdagangan di Selandia Baru, Ternyata Ditopang Ini

Singapura mengumumkan minggu ini bahwa mereka akan meluncurkan pembukaan perjalanan yang telah lama tertunda dengan Hong Kong pada 26 Mei.

Sementara itu, Australia sedang dalam pembicaraan dengan Singapura untuk menerapkan skema serupa.

Seorang wanita mendorong kereta bayi di bawah Supertree Grove skyway di Gardens by the Bay di Singapura pada 9 September 2020, setelah objek wisata populer dibuka kembali untuk umum pada 7 September 2020.
Seorang wanita mendorong kereta bayi di bawah Supertree Grove skyway di Gardens by the Bay di Singapura pada 9 September 2020, setelah objek wisata populer dibuka kembali untuk umum pada 7 September 2020. (ROSLAN RAHMAN / AFP)

Penanganan Singapura terhadap Covid-19

Singapura mengambil tindakan cepat musim semi lalu ketika virus mulai menyebar ke seluruh wilayah.

Pada Maret 2020, Singapura menutup perbatasannya untuk turis asing dan menerapkan karantina wajib selama 14 hari untuk penduduk yang kembali.

Bulan berikutnya, Singapura memberlakukan penguncian dua bulan yang ketat yang disebut circuit breaker" atau "pemutus sirkuit."

Sejak berakhirnya lockdown pada bulan Juni, kehidupan di Singapura berangsur-angsur kembali ke keadaan normal.

Halaman
123
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved