Breaking News:

Virus Corona

Negara Bagian Maharashtra di India Perpanjang Lockdown Hingga Pertengahan Mei

Menteri Kesehatan negara bagian itu, Rajesh Tope juga menegaskan bahwa saat ini Maharashtra sedang kekurangan dosis vaksin.

Money SHARMA / AFP
Seorang pria berdiri di tengah pembakaran para korban yang kehilangan nyawa karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi India pada 26 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MAHARASHTRA - Negara bagian Maharashtra di barat India, yang selama ini menjadi 'rumah' bagi kota bisnis Mumbai, diprediksi akan memperpanjang kebijakan sistem pengunciannya (lockdown) selama dua minggu hingga pertengahan Mei mendatang.

Ini dilakukan pemerintah negara bagian Maharashtra sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan peningkatan kasus virus corona (Covid-19).

Dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu (28/4/2021), Menteri Kesehatan negara bagian itu, Rajesh Tope juga menegaskan bahwa saat ini Maharashtra sedang kekurangan dosis vaksin.

Sehingga rencana vaksinasi terhadap warga berusia di atas 18 tahun pun harus mengalami penundaan.

"Maharashtra tidak akan melaksanakan rencana untuk memberikan vaksinasi kepada mereka yang berusia di atas 18 tahun mulai 1 Mei  mendatang, karena kami kekurangan dosis," kata Tope.

Baca juga: Ganjar Pranowo Larang Mudik, Minta Masyarakat Belajar dari Kasus Covid-19 di India

Perlu diketahui, pusat vaksin di Maharashtra memang sedang kehabisan dosis, bahkan hal ini terjadi saat negara tersebut tengah bersiap untuk melakukan vaksinasi terhadap mereka yang berusia di atas 18 tahun.

Pusat vaksinasi Jumbo Bandra Kurla Complex (BKC) saat ini ditutup tanpa ada personel dari pusat yang bersedia untuk menyampaikan alasannya.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved