Breaking News:

Penanganan Covid

Khawatir Covid-19 Menyebar di Asrama Pekerja Asing, Singapura Larang Masuk Pekerja dari India

Pemerintah Singapura memblokir pekerja dari India memasuki negara tersebut, mengingat kasus infeksi Covid-19 berlanjut hingga di luar kendali.

Narinder NANU / AFP
Ilustrasi Tsunami Covid-19 di India. Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Singapura memblokir pekerja dari India memasuki negara tersebut, mengingat kasus infeksi Covid-19 berlanjut hingga di luar kendali.

Singapura juga merasa khawatir wabah Covid-19 bisa merebak di asrama pekerja asingnya.

Pengumuman ini dirilis pada 22 April 2021 kemarin, ketika kasus harian yang dilaporkan India mencapai rekor 332.503.

Melansir globalconstructionreview.com, sejak itu, total infeksi Covid-19 di India meningkat setiap hari.

Baca juga: Mengenal Kartu Pas Bandara yang Dipakai Mafia Karantina Loloskan WNI dari India

Baca juga: Jaga Harga, 13 Ribu Ton Daging Kerbau Asal India Tiba di Indonesia

Ilustrasi Tsunami Covid-19 di India. Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021.
Ilustrasi Tsunami Covid-19 di India. Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. (Narinder NANU / AFP)

Para menteri Singapura mengakui langkah tersebut akan memiliki "dampak besar" pada proyek konstruksi.

Pasalnya, industri ini hampir seluruhnya bergantung pada pekerja asing di mana banyak di antaranya berasal dari India.

Di Singapura, pandemi menyebar di sebagian besar asrama pekerja.

Hal tersebut mendorong pemerintah melakukan penguncian bergulir dan upaya drastis dengan mengisolasi pekerja yang tidak terinfeksi dari fasilitas yang padat sehingga jarak sosial adalah hal yang mustahil.

"Kami harus melakukan ini untuk alasan kesehatan masyarakat. Tapi kita juga menyadari, ini akan berdampak besar pada sektor konstruksi, kelautan, dan proses kami," kata Menteri Keuangan Lawrence Wong.

"Banyak proyek gedung dan perumahan akan tertunda lebih lanjut. Perusahaan kita, terutama UKM, akan terkena imbasnya," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved