Breaking News:

Virus Corona

Warga Australia di India Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp736 Juta Jika Nekat Pulang Kampung

Menanggapi tsunami Covid-19 yang sedang terjadi di India, pemerintah Australia melarang warganya yang ada di India kembali ke negara.

SAM PANTHAKY / AFP
Penumpang berjalan dengan barang bawaan mereka saat tiba di Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel saat penerbangan domestik dilanjutkan setelah pemerintah melonggarkan lockdown, di Ahmedabad, India pada 25 Mei 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Menanggapi tsunami Covid-19 yang sedang terjadi di India, pemerintah Australia melarang warganya yang ada di India kembali ke negara.

Larangan itu mulai berlaku pada Senin depan, kata Menteri Kesehatan Greg Hunt dalam pernyataan via email.

Jika ada warga yang nekat pulang, pemerintah akan memberikan sejumlah sanksi.

Dikutip dari Bloomberg, pelanggar akan didenda sebesar A$ 66.600 (Rp 736.5 juta), penjara lima tahun, atau bahkan keduanya. 

Australia khawatir sistem karantina goyah saat kasus virus corona di India melonjak tinggi.

Baca juga: Kondisi Terkini di India, Tempat Parkir Jadi Krematorium Hingga Antre untuk Pembakaran Mayat

Baca juga: Australia Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah setelah Terima Vaksin AstraZeneca

Orang-orang menunggu untuk mengisi ulang tabung oksigen medis mereka untuk pasien Covid-19 di stasiun pengisian oksigen di Allahabad India pada 24 April 2021.
Orang-orang menunggu untuk mengisi ulang tabung oksigen medis mereka untuk pasien Covid-19 di stasiun pengisian oksigen di Allahabad India pada 24 April 2021. (Sanjay KANOJIA / AFP)

Sebab, dikhawatirkan akan banyak pelancong yang kembali ke Australia dengan kondisi positif Covid-19.

Padahal, Negeri Kangguru saat ini hampir berhasil menghentikan penularan lokal dengan menutup perbatasan internasional untuk WNA.

Ini dilakukan pemerintah, berkaca pada kasus WNA yang dikarantina di hotel menulari staf hingga akhirnya menyebabkan penularan virus secara lokal.

"Penilaian risiko yang menginformasikan keputusan tersebut didasarkan pada proporsi pelancong luar negeri yang menjalani karantina di Australia yang telah tertular infeksi Covid-19 di India," kata Hunt.

Australia pada Selasa melarang semua penerbangan dari India hingga setidaknya 15 Mei, namun penerbangan masih dibuka melalui negara ketiga.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved