Breaking News:

Penanganan Covid

Ujian Pelatihan Bagi Dokter Di India Ditunda, Semua Diarahkan Tangani Pasien Covid-19 yang Melonjak

Pakar medis memprediksi angka kasus infeksi sebenarnya yang terjadi di India bisa 5 hingga 10 kali lebih tinggi dibandingkan yang dilaporkan.

Tangkap Layar Video The Telegraph
Tsunami Covid-19 menyebabkan krematorium di India kewalahan karena setiap hari ada ratusan korban virus corona yang harus dikremasi. 

"Ini pertarungan kami sehari-hari," tegas Rao, saat ia menggambarkan upayanya mendapatkan oksigen.

Dalam banyak kasus, kelompok relawan pun datang untuk membantu upaya penanganan ini.

Sementara itu, di luar kuil di ibu kota India, New Delhi, relawan Sikh memberikan oksigen kepada pasien yang berbaring di bangku yang diletakkan dalam tenda darurat.

Baca juga: Ini Aksi Para Miliarder India Bantu Warga yang Terdampak Covid-19

Oksigen itu dihubungkan ke silinder raksasa dan setiap 20 menit atau lebih dari 20 menit, pasien baru pun masuk.

"Tidak ada yang boleh mati karena kekurangan oksigen, ini sebenarnya hal kecil, tapi sekarang, itu adalah satu hal yang dibutuhkan setiap orang," kata petugas layanan tersebut, Gurpreet Singh Rummy.

Perlu diketahui, menurut data Kementeria Kesehatan (Kemenkes) negara itu, total infeksi sejak dimulainya pandemi telah mencapai 19,93 juta di India.

Angka ini melonjak karena terjadinya 368.147 kasus baru selama 24 jam terakhir.

Sedangkan jumlah kematian pun naik 3.417 menjadi total 218.959.

Setidaknya 3,4 juta orang saat ini sedang menjalani perawatan.

Baca juga: Analisis Militer: Kapal Selam di Masa Depan Lebih Baik daripada Kapal Induk

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved