Breaking News:

Puluhan Warga Palestina Terluka Setelah Terlibat Bentrok dengan Polisi Israel di Masjid Al Aqsa 

Setidaknya 90 warga Palestina terluka akibat aksi kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap pengunjuk rasa di luar Kota Tua Yerusalem Timur.

Ahmad GHARABLI / AFP
Pasukan keamanan Israel dikerahkan di tengah bentrokan dengan pengunjuk rasa Palestina di kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem, pada 7 Mei 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, YERUSALEM - Setidaknya 90 warga Palestina terluka akibat aksi kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap pengunjuk rasa di luar Kota Tua Yerusalem Timur.

Sebelumnya, diperkirakan 90.000 jamaah Muslim sedang beribadah di Masjid Al Aqsa pada saat menjemput malam Lailatul Qadar yang menjadi malam paling mustajab untuk memanjatkan doa selama Ramadan, pada Sabtu kemarin.

Setelah itu, sebagian warga Palestina memutuskan tetap tinggal untuk melakukan aksi protes terhadap rencana Israel yang secara paksa mengusir keluarga Palestina dari rumah mereka di tanah yang diklaim permukim ilegal Yahudi berada di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Minggu (9/5/2021), pasukan keamanan Israel yang membawa perlengkapan anti huru-hara pun menembakkan granat kejut dan meriam air ke arah warga Palestina.

Baca juga: Partai Gelora Kutuk Israel atas Aksi Kekekerasan terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa 

Sedangkan warga Palestina membalas mereka dengan melemparkan batu, menyalakan api, dan merobohkan barikade polisi di jalan-jalan menuju gerbang Kota Tua yang bertembok.

Selanjutnya pada hari Minggu waktu setempat, pasukan keamanan negara itu berada dalam keadaan siaga tinggi dan siap untuk menghadapi eskalasi lebih lanjut menjelang apa yang disebut Israel sebagai 'Hari Yerusalem'.

Banyak warga Israel memperingatinya sebagai hari pendudukan Yerusalem Timur pada tahun 1967 silam, kemudian dianeksasi oleh Israel dengan pawai ke seluruh wilayah Yerusalem setiap tahun.

Baca juga: Jemaah Al Aqsa Bentrok dengan Polisi Israel saat Peringatan Lailatul Qadar, 90 Orang Terluka

Sekitar 30.000 pemukim Yahudi diharapkan berpartisipasi dalam pawai menuju Gerbang Damaskus di Kota Tua pada hari Senin esok.

Gerbang pun akan ditutup untuk Palestina hingga pukul 19:30 waktu setempat terkait 'alasan keamanan'.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved