Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Di Tengah Meningkatnya Korban Tewas, DK PBB Minta Israel dan Palestina Menahan Diri

Bachelet mengatakan ketegangan di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur dipicu ancaman penggusuran paksa keluarga Palestina

MAJDI FATHI / NurPhoto / NurPhoto via AFP
Asap tebal membubung dari Menara Jala saat dihancurkan dalam serangan udara Israel di kota Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 15 Mei 2021. Angkatan udara Israel menargetkan Menara Jala 13 lantai yang menampung media Al-Jazeera yang berbasis di Qatar dan kantor berita Associated Press. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, KABUL – Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet meminta penurunan ketegangan dan mendesak semua pihak untuk menghormati hukum internasional di tengah meningkatnya pertumpahan darah dan volatilitas di Gaza.

"Selama 10 hari terakhir, situasi di wilayah pendudukan Palestina dan Israel telah memburuk pada tingkat yang mengkhawatirkan," katanya dalam sebuah pernyataan, Sabtu (16/5/2021).

Bachelet mengatakan ketegangan di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur dipicu ancaman penggusuran paksa keluarga Palestina, kehadiran besar pasukan keamanan Israel, dan kekerasan di sekitar masjid al Aqsa selama Ramadan.

Selain itu, memburuknya kondisi disebabkan eskalasi serangan yang parah dari dan ke Gaza, serta hasutan yang mengejutkan untuk kebencian rasial dan kekerasan di Israel semuanya telah menyebabkan serangan ganas dan meningkatnya korban di wilayah Palestina dan Israel.

Baca juga: Anggota Komisi I Apresiasi Langkah Pemerintah dalam Konflik Israel-Palestina

“Daripada berusaha untuk meredakan ketegangan, retorika yang menghasut dari para pemimpin di semua sisi tampaknya berusaha untuk membangkitkan ketegangan daripada menenangkan mereka," katanya.

Sementara itu, korban terus meningkat dalam pertempuran antara Pasukan Pertahanan Israel dan kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza.

Pada hari Sabtu, UNICEF Palestina melaporkan di Twitter bahwa delapan anak tewas dalam semalam di Gaza.

Sejauh ini 40 anak di Gaza dan dua di Israel tewas.

Dewan Keamanan PBB akan bertemu pada Minggu pagi untuk membahas krisis tersebut.

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved