Breaking News:

India Catat Lebih dari 4.000 Kasus Kematian Akibat Covid-19 dalam 24 Jam Terakhir

Negara penghasil vaksin terbesar di dunia telah melakukan vaksin lebih dari 40,4 juta orang, atau hanya 2,9 persen, dari 1,35 miliar penduduknya

Tangkap Layar The Sun
India digegerkan dengan penemuan puluhan mayat pasien Covid-19 yang terapung di Sungai Gangga. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BENGALURU - India melaporkan kenaikan jumlah kasus kematian lebih tinggi dari 4.000 orang dalam 24 jam terakhir.

Dengan begitu total kematian di India naik menjadi 270.000 orang hingga Minggu (16/5/2021).

Jumlah kematian tumbuh sebesar 4.077, sementara kasus infeksi Covid-19 naik sebesar 311.170 - peningkatan terkecil dalam kasus harian dalam lebih dari tiga minggu, demikian data kementerian kesehatan, pada Minggu (16/5/2021).

Total kasus infeksi telah meningkat lebih dari 2 juta minggu ini dan kematian hampir 28.000 kasus.

Baca juga: Fakta Pemaki Petugas Saat Diminta Putar Balik, Telah Minta Maaf Hingga Langgar 3 Undang-Undang

Pejabat kesehatan federal mengatakan pada hari Sabtu bahwa tingkat keseluruhan kasus positif per tes telah turun menjadi 19,8 persen minggu ini, dari 21,9 persen minggu lalu. Hal ini memicu harapan bahwa kasus harian telah mulai stabil.

Tetapi lonjakan telah terlihat di negara-negara bagian seperti Tamil Nadu di daerah selatan dan pedesaan.

Perdana Menteri Narendra Modi pada hari Sabtu menyerukan kepada para pejabat untuk memperkuat sumber daya perawatan kesehatan di daerah pedesaan dan meningkatkan pengawasan saat virus menyebar dengan cepat di daerah-daerah itu setelah melanda kota-kota.

Negara penghasil vaksin terbesar di dunia ini telah sepenuhnya memvaksinasi lebih dari 40,4 juta orang, atau hanya 2,9 persen, dari 1,35 miliar populasinya per Minggu (16/5/2021), menurut data dari portal Co-WIN.

“India akan memiliki 516 juta dosis vaksin Covid-19 pada Juli mendatang,” kata Menteri Kesehatan Harsh Vardhan pada Sabtu.

Sejauh ini total kasus Covid-19 di negara ini mencapai 24,68 juta. (Reuters/Channel News Asia)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved