Breaking News:

Hizbullah Lebanon Bangun Banyak Terowongan Infiltrasi Menuju Wilayah Israel

Terowongan dibangun bertujuan jadi jalur infiltrasi terhadap sasaran militer dan sipil di Israel utara sebagai manuver kejutan perang di masa depan.

Istimewa
Milisi Hizbullah Lebanon. Kelompok ini disebut sebagai milisi terkuat di dunia. Kemampuan dan peralatan militernya jauh lebih kuat dibandingkan Angkatan Bersenjata Lebanon. 

Meskipun terlihat tidak stabil, perbatasan tersebut tidak mengalami pertempuran yang signifikan sejak akhir perang tahun 2006.

Seorang pejabat Lebanon yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada surat kabar berbahasa Arab yang berbasis di London Asharq Al-Awsat, Minggu, Hizbullah tidak ingin memperluas pertempuran yang sedang berlangsung di Jalur Gaza ke Lebanon.

Meskipun ada beberapa bentrokan di perbatasan Israel-Lebanon untuk mendukung Palestina, Hizbullah yang didukung Iran dilaporkan tidak berniat melancarkan serangannya sendiri.

Enam roket ditembakkan dari Lebanon menuju Israel Senin malam, tetapi roket itu tampaknya gagal mencapai pagar perbatasan.

Militer mengatakan mereka membalas dengan tembakan artileri. IDF yakin faksi kecil Palestina, bukan Hizbullah, yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Hal ini disampaikan juru bicara militer Israel, Hidai Zilberman. Di wilayah utara, pasukan Israel juga dilaporkan menembak jatuh drone yang mendekati Israel utara dari wilayah Yordania.

Meskipun pesawat tak berawak itu mendekati perbatasan Israel dari Yordania, tidak segera jelas apakah itu berasal dari sana. Militer mengatakan sedang menyelidiki masalah tersebut.

Menurut IDF, kendaraan udara tak berawak itu terbang menuju daerah Beit She'an di Israel utara ketika ditembak jatuh sekitar pukul 4 pagi pada Selasa.

“UAV itu dipantau unit kendali udara IDF. Fragmen UAV dikumpulkan oleh pasukan keamanan, ” kata juru bicara militer Israel.

IDF juga tidak segera mengomentari sifat drone tersebut, terutama jika membawa bahan peledak.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved