Breaking News:

YouTuber India Ditahan Polisi Gara-gara Bikin Video Anjing Terbang

Penahanan itu, menurut kepolisian, dilakukan setelah menerima pengaduan dari organisasi pelindung hewan, People for Animals (PFA).

Via BBC Indonesia
Sharma punya empat juta pelanggan di saluran YouTube-nya 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA -  Kepolisian India telah menangkap seorang Youtuber yang mengikatkan sejumlah balon berisi helium ke anjing peliharaannya "supaya bisa terbang".

Penahanan itu, menurut kepolisian, dilakukan setelah menerima pengaduan dari organisasi pelindung hewan, People for Animals (PFA).

Gaurav Sharma, 32, yang punya empat juta pelanggan di saluran YouTube-nya, merekam anjingnya diikatkan ke balon-balon, kemudian dilepaskan sampai melayang ke atas untuk membuat video viral.

Beberapa detik kemudian, seseorang di balkon lantai dua sebuah gedung menangkap anjing tersebut.

Sharma mengklaim dirinya mengikuti semua langkah keamanan, namun belakangan menghapus video itu dari YouTube setelah banyak warganet mengecamnya.

Baca juga: Youtuber Asal Indonesia yang Ditangkap di Arab Saudi Masih Ditahan di Penjara Syumaishi

Sebelum dihapus, video yang dibuat Sharma menampilkan dirinya berdiri di atas sebuah mobil.

Adapun sejumlah balon berisi helium tampak diikatkan pada tubuh anjingnya.

Sharma lantas melepaskan anjing tersebut dan hewan itu sempat melayang di udara sebelum ditangkap seseorang di lantai dua gedung.

Sorakan orang-orang kemudian langsung terdengar.

Ketika banyak warganet mengecam tindakannya, Sharma mengunggah sebuah video berisi permintaan maaf.

Dia menjelaskan bahwa "semua langkah keselamatan" telah ditempuh saat membuat video yang menampilkan anjing peliharaannya, Dollar.

Ditambahkan Sharma dalam video permintaan maaf, dirinya dipengaruhi oleh YouTuber lain yang melakukan aksi serupa.

Dia meminta para penonton untuk tidak mengikuti aksinya dalam video itu.

Dia juga mengaku dirinya adalah penyayang hewan dan memperlakukan Dollar seperti seorang anak.

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: BBC Indonesia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved