Breaking News:

Copa Amerika

Pengadilan Brasil Tuntut Presiden Bolsonaro karena Bocornya Informasi Tentang Copa America

Hakim Mahkamah Agung BRasil menuntut Presiden Jair Bolsonaro karena diduga membocorkan informasi tentang turnamen sepak bola, Copa America.

EVARISTO SA / AFP
Presiden Brasil Jair Bolsonaro berbicara selama sanksi undang-undang yang mengizinkan negara bagian, kota, dan sektor swasta untuk membeli vaksin melawan COVID-19, di Istana Planalto di Brasilia, pada 10 Maret 2021. Hingga saat ini, dengan lebih dari 260.000 kematian virus corona, hanya Pemerintah federal yang diberi wewenang untuk membeli vaksin. 

TRIBUNNEWS.COM - Hakim Mahkamah Agung Brasil menuntut Presiden Jair Bolsonaro karena diduga membocorkan informasi tentang turnamen sepak bola, Copa America.

Hakim Ricardo Lewandowski memberi Bolsonaro lima hari untuk menyerahkan informasi yang ia miliki mengenai keputusan pemerintah untuk menjadi tuan rumah Copa America, meski negara tersebut tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

Tuntutan oleh Lewandowski datang sebagai tanggapan atas gugatan yang diajukan oleh Partai Buruh oposisi, yang keberatan menjadi tuan rumah turnamen Copa America.

Mengingat situasi kesehatan masyarakat Brasil saat ini, membuat nasib acara olahraga terbesar di Amerika Latin itu menjadi tidak pasti.

Melansir Al Jazeera, Bolsonaro sebelumnya mengatakan bahwa pemerintahnya setuju untuk menjadi tuan rumah Copa America bulan ini, Selasa (1/6/2021), setelah Argentina mundur karena penyebaran Covid-19.

Baca juga: Brasil Resmi Menggantikan Argentina dan Kolombia Jadi Tuan Rumah Copa America 2021

Baca juga: Argentina Batal Gelar Copa America. Cile, Paraguay, dan AS Bersaing Jadi Calon Tuan Rumah Pengganti

Presiden Brasil Jair Bolsonaro berbicara selama sanksi undang-undang yang mengizinkan negara bagian, kota, dan sektor swasta untuk membeli vaksin melawan COVID-19, di Istana Planalto di Brasilia, pada 10 Maret 2021. Hingga saat ini, dengan lebih dari 260.000 kematian virus corona, hanya Pemerintah federal yang diberi wewenang untuk membeli vaksin.
Presiden Brasil Jair Bolsonaro berbicara selama sanksi undang-undang yang mengizinkan negara bagian, kota, dan sektor swasta untuk membeli vaksin melawan COVID-19, di Istana Planalto di Brasilia, pada 10 Maret 2021. Hingga saat ini, dengan lebih dari 260.000 kematian virus corona, hanya Pemerintah federal yang diberi wewenang untuk membeli vaksin. (EVARISTO SA / AFP)

Keputusan ini diambil ketika Brasil sedang berjuang mengatasi Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 463.000 orang.

Sementara itu, Analis menangkap gelombang lain penyakit yang melanda negara itu pada akhir Juni.

Lebih dari 80 persen unit perawatan intensif di rumah sakit ditempati oleh orang yang terinfeksi.

Berbicara kepada para pendukung di Brasilia, Bolsonaro mengatakan dirinya telah berkonsultasi dengan Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga.

Mereka telah menyetujui berlangsungnya turnamen empat minggu yang dimainkan oleh 10 negara Amerika Selatan.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved