Breaking News:

Gejolak Politik Israel: Ketua Parlemen Jadwalkan Pemungutan Suara pada 13 Juni 2021

Terbaru, ketua parlemen Israel telah menjadwalkan pemungutan suara pada Minggu (13/6/2021) waktu setempat.

RONEN ZVULUN / POOL / AFP
Pemimpin partai Yamina Israel, Naftali Bennett (kiri), tersenyum saat berbicara dengan pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid, selama sesi khusus Knesset, parlemen Israel, untuk memilih presiden baru, di Yerusalem pada 2 Juni 2021. politisi berjuang untuk menggulingkan veteran sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkunci dalam pembicaraan terakhir hari ini untuk menuntaskan "perubahan" koalisi mereka terdiri dari saingan ideologis pahit. Lawan Netanyahu memiliki waktu hingga akhir hari – 11:59 malam (2059 GMT) – untuk menyusun pemerintahan yang akan mengakhiri 12 tahun berturut-turut kekuasaan oleh kelas berat hawkish, perdana menteri Israel yang paling lama berkuasa. 

TRIBUNNEWS.COM - Dunia politik Israel tengah menjadi sorotan dunia.

Pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang telah berjalan 12 tahun, diprediksi akan segera berakhir.

Terbaru, ketua parlemen Israel telah menjadwalkan pemungutan suara pada Minggu (13/6/2021) waktu setempat.

"Debat dan pemungutan suara terkait pemerintahan baru akan berlangsung Minggu," kata Juru Bicara Yariv Levin, sekutu Netanyahu, Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Publik Israel Serukan Lengsernya Benjamin Netanyahu, Ini Alasannya

Baca juga: Korea Utara Sebut Israel Mengubah Jalur Gaza Jadi Tempat Jagal Manusia dan Anak-anak

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan politik di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem, pada 30 Mei 2021. Kelompok garis keras nasionalis Naftali Bennett mengatakan hari ini dia akan bergabung dengan koalisi pemerintahan yang dapat mengakhiri pemerintahan pemimpin terlama di negara itu. , Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pernyataan politik di Knesset, Parlemen Israel, di Yerusalem, pada 30 Mei 2021. Kelompok garis keras nasionalis Naftali Bennett mengatakan hari ini dia akan bergabung dengan koalisi pemerintahan yang dapat mengakhiri pemerintahan pemimpin terlama di negara itu. , Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (YONATAN SINDEL / POOL / AFP)

Melansir Al Jazeera, jika koalisi partai sayap kanan, sayap kiri, sentris dan Arab memenangkan mosi percaya, perdana menteri terpilih akan dilantik pada hari yang sama.

Peristiwa ini akan menandai berakhirnya masa jabatan Netanyahu sebagai perdana menteri dan digantikan oleh nasionalis Naftali Bennett.

Rabu lalu, pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid mengumumkan, dia dan Bennett telah membentuk aliansi pemerintahan setelah pemilihan 23 Maret.

Baca juga: Si Kembar Penentang Pengusiran Palestina di Sheikh Jarrah: Dibebaskan Israel

Baca juga: Satu Juta Warga Palestina Telah Ditangkap Pasukan Israel sejak Perang Timur Tengah 1967

Pemimpin partai Yamina Israel, Naftali Bennett (kiri), tersenyum saat berbicara dengan pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid, selama sesi khusus Knesset, parlemen Israel, untuk memilih presiden baru, di Yerusalem pada 2 Juni 2021. politisi berjuang untuk menggulingkan veteran sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkunci dalam pembicaraan terakhir hari ini untuk menuntaskan
Pemimpin partai Yamina Israel, Naftali Bennett (kiri), tersenyum saat berbicara dengan pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid, selama sesi khusus Knesset, parlemen Israel, untuk memilih presiden baru, di Yerusalem pada 2 Juni 2021. politisi berjuang untuk menggulingkan veteran sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkunci dalam pembicaraan terakhir hari ini untuk menuntaskan "perubahan" koalisi mereka terdiri dari saingan ideologis pahit. Lawan Netanyahu memiliki waktu hingga akhir hari – 11:59 malam (2059 GMT) – untuk menyusun pemerintahan yang akan mengakhiri 12 tahun berturut-turut kekuasaan oleh kelas berat hawkish, perdana menteri Israel yang paling lama berkuasa. (RONEN ZVULUN / POOL / AFP)

Mereka sepakat, Bennett akan menjadi perdana menteri pertama, diikuti oleh Lapid.

Bennett telah mendesak Levin untuk mengadakan pemungutan suara Knesset pada Rabu ini.

Ia meminta Netanyahu untuk "melepaskan" dan berhenti dari segala upaya untuk membujuk anggota koalisi baru untuk membelot dan menggagalkan pelantikannya.

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved