Breaking News:

Krisis Myanmar

Jalani Sidang Lanjutan, Aung San Suu Kyi Dituding Lakukan Penghasutan

Pimpinan Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, menjalani sidang lanjutan, Selasa (15/6/2021).

STR / AFP
Ilustrasi: Aung San Suu Kyi dituding lakukan penghasutan dalam sidang lanjutan di Naypyidaw, Myanmar, Selasa (15/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, NAYPYIDAW - Pimpinan Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, menjalani sidang lanjutan, Selasa (15/6/2021).

Dalam sidang tersebut, Aung San Suu Kyi didakwaan melakukan penghasutan dan melanggar aturan pembatasan Covid-19.

Aung San Suu Kyi dan anggota lain dari pemerintahan dan partainya ditangkap militer setelah kudeta 1 Februari lalu.

Pendukung dan pengamat militer menilai apa yang didakwakan terhadap Aung San Suu Kyi dan tokoh lainnya tersebut sebagai tuduhan palsu.

Kudeta itu membalikkan reformasi demokrasi bertahun-tahun di Myanmar setelah puluhan tahun pemerintahan militer dan memicu aksi protes luas dan kecaman internasional.

Baca juga: Warga Sipil Angkat Senjata Melawan Junta: Satu-satunya Pilihan hingga Sebut Myanmar bak Rumah Jagal

Seharusnya Aung San Suu Kyi dan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) telah memulai masa jabatan lima tahun kedua setelah memenangkan pemilihan umum pada November lalu.

Aung San Suu Kyi belum terlihat di depan umum sejak penangkapannya dan pengacaranya mengatakan mereka tidak tahu persis dimana saat ini dia ditahan.

Aung San Suu Kyi juga hanya memiliki waktu terbatas untuk berkonsultasi dengan tim hukumnya.

Baca juga: Hari Ini Aung San Suu Kyi Hadapi Sidang, Berikut Kasus-kasus yang Dituduhkan Junta Myanmar padanya

Tuduhan penghasutan, secara hukum di negara tersebut, pelakunya diancam hukuman penjara hingga dua tahun.

Halaman
12
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved