Breaking News:

3 Kincir Air Berusia 230 Tahun Berputar Kembali di Kota Asakura Fukuoka Jepang

Kincir membawa air dari Sungai Chikugo, yang diambil di Bendungan Yamada sekitar 2 km, dari saluran irigasi ke sawah.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Tiga kincir angin berusia 230 tahun berputar kembali, lambang kebangkitan Kota Asakura Fukuoka. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Di musim tanam padi skala penuh, Roda Kincir Air Hishino mulai bergerak kembali di Kota Asakura, Fukuoka mulai Kamis (17/6/2021), sebagai lambang kebangkitan kota tersbeut.

"Bahagia kami dapat mengoperasikan kembali 3 kincir air tersebut untuk pengairan sawah di sini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat setempat," papar Koga, pengelola kincir air tersebut dari pemda setempat.

Setelah pukul 10 pagi waktu Jepang hari ini, kincir air mulai berputar dan ditanggapi dengan sorak sorai anak-anak setempat yang sudah menunggunya sejak pagi.

Kincir membawa air dari Sungai Chikugo, yang diambil di Bendungan Yamada sekitar 2 km, dari saluran irigasi ke sawah.

Tiga kincir air tersebut menjadi simbol rekonstruksi dan mendorong kawasan itu di tengah hujan lebat di Kyushu empat tahun lalu.

Di wilayah sekitarnya, penanaman padi akan dimulai pada tanggal 18 dan 19 Juni 2021.

Tiga kincir angin berusia 230 tahun berputar kembali, lambang kebangkitan Kota Asakura Fukuoka.
Tiga kincir angin berusia 230 tahun berputar kembali, lambang kebangkitan Kota Asakura Fukuoka. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Suhu maksimum yang diharapkan pada tanggal 17 Juni ini di wilayah Chikugo, termasuk Kota Asakura, adalah 31,5 derajat Celcius.

Tiga Kincir Air Hishino di Kota Asakura, Prefektur Fukuoka, yang telah ditetapkan sebagai situs bersejarah nasional dan menjadi simbol rekonstruksi daerah, mulai berputar pada tahun 2021.

Mengikuti ritual Shinto untuk mendoakan panen yang baik dan keselamatan, mulai berputar perlahan-lahan pagi ini.

Turbin ini, yang telah beroperasi selama sekitar 230 tahun lalu sempat mati tak bisa beroperasi tahun 2017 karena adanya banjir besar di sana.

Baca juga: 6.396 Vaksin Pfizer di Jepang Terbuang Gara-gara Ratusan Freezer Cacat, Presiden EBAC Meminta Maaf

Lalu sebulan lalu diperbaiki dan kini beroperasi penuh kembali sampai dengan Oktober mendatang.

Tiga kincir air tersebut akan terus membasahi sawah sekitar 35 hektar lahan pertanian hingga pertengahan Oktober, saat penanaman padi berakhir.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved