Breaking News:

Penanganan Covid

Menteri Jepang Tangguhkan Pendaftaran Massal Vaksinasi Covid-19, Tunggu Kedatangan Vaksin Moderna

Taro Kono mengatakan pemerintah akan menangguhkan pendaftaran vaksinasi massal mulai 25 Juni 2021 lantaran kekurangan vaksin Moderna.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri yang bertanggungjawab kepada vaksinasi di Jepang, Taro Kono. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Menteri Reformasi Regulasi sekaligus Menteri Vaksinasi Jepang, Taro Kono mengatakan pemerintah akan menangguhkan pendaftaran vaksinasi massal mulai 25 Juni 2021 lantaran kekurangan vaksin Moderna.

Taro Kono, Rabu (23/6/2021) mengadakan konferensi pers sehubungan dengan dimulainya vaksinasi skala penuh di perusahaan dan universitas mulai minggu ini.

"Kami menerima dari kedua belah pihak aplikasi dengan momentum yang cukup besar," kata Taro Kono.

"Pada titik ini, jumlah vaksinasi kerja dan universitas mungkin telah melebihi 33 juta, dan vaksinasi kota skala besar telah melebihi 12 juta, yang berarti menjadi cukup dekat dengan batas atas persediaan vaksin Moderna," ujarnya.

Selain itu, salah satu vaksin Moderna, kemungkinan volume pengiriman harian telah mencapai batas atas.

Baca juga: Catat! Begini Caranya Ikut Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Umum Mulai Juli 2021

"Jika ini terus berlanjut, itu akan melebihi jumlah total yang dapat diberikan," kata Taro Kono.

Oleh karena itu Kono akan menangguhkan penerimaan aplikasi baru mulai besok, Jumat (25/6/2021).

Dia mengatakan bahwa waktu pembukaan kembali belum diputuskan, tetapi dia mengatakan akan memberikan inokulasi skala besar dan inokulasi kerja yang telah diterapkan sejauh ini setelah meneliti isinya.

"Saya pikir ini akan menjadi operasi jalan-jalan, tetapi saya ingin tetap berhubungan dekat dengan pemerintah daerah dan melakukan yang terbaik untuk mengirimkannya tepat di tempat yang dibutuhkan. Saya tidak bisa melakukannya. Semua inokulasi kerja atau inokulasi skala besar. Saya sangat menyesal, tetapi saya ingin mendukung hal ini agar tidak melambat semaksimal mungkin," jelasnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved