Breaking News:

Israel Serang Jalur Gaza

Serangan ke-3 Sejak Gencatan Senjata, Jet Tempur Israel Targetkan Lokasi Pembuatan Senjata di Gaza

Jet tempur Israel menargetkan lokasi pembuatan senjata di Jalur Gaza pada Jumat malam (2/7/2021), untuk kali ketiga setelah gencatan senjata.

MOHAMMED ABED / AFP
Seorang anak Palestina tidur di reruntuhan rumah keluarganya yang hancur dalam serangan udara Israel selama pertempuran terbaru Israel-Palestina, di Kota Gaza, pada 2 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Jet tempur Israel menargetkan lokasi pembuatan senjata di Jalur Gaza pada Jumat malam (2/7/2021).

Serangan ini menandai meningkatnya ketegangan antara Israel-Palestina sejak gencatan senjata yang disepakati pada Mei 2021 kemarin.

Dilansir Al Jazeera, sumber keamanan dengan Hamas mengatakan serangan itu menghantam tempat pelatihan dan tidak ada korban yang dilaporkan.

Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa serangan udara itu terjadi sebagai tanggapan atas peluncuran balon pembakar dari Jalur Gaza .

"Menanggapi balon pembakaran yang ditembakkan ke wilayah Israel hari ini, jet tempur (militer) menyerang sebuah lokasi pembuatan senjata milik organisasi teror Hamas," kata pernyataan itu.

Baca juga: Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, yang Ketiga Kali Sejak Gencatan Senjata Mei Lalu

Baca juga: Pemimpin Hamas Ungkap Pembicaraan dengan PBB Terkait Situasi Kemanusiaan di Gaza Temui Jalan Buntu

Gaza Terbaru
Seorang anak Palestina tidur di reruntuhan rumah keluarganya yang hancur dalam serangan udara Israel selama pertempuran terbaru Israel-Palestina, di Kota Gaza, pada 2 Juli 2021.

Tidak ada indikasi langsung mengenai kelompok yang berbasis di Gaza yang bertanggung jawab atas peluncuran balon tersebut.

Tetapi Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas tindakan apa pun.

Ini adalah ketiga kalinya Israel melakukan serangan udara di Gaza sejak berakhirnya serangan 11 hari yang diluncurkan di wilayah yang diblokade pada Mei tahun ini.

Konflik tersebut menewaskan sedikitnya 256 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, menurut pihak berwenang Gaza.

Di Israel, 13 orang, termasuk dua anak-anak, tewas oleh roket yang ditembakkan dari Gaza, kata polisi dan tentara.

Baca juga: Pascaperang 11 Hari Israel-Hamas, Warga Gaza Hadapi Pembangunan Ulang yang Habiskan Biaya Mahal

Baca juga: Analisis Pengamat soal Israel Tuding Indonesia, Malaysia, dan Brunei Bohong Terkait Serangan Gaza

Warga Palestina mendaur ulang puing-puing bangunan yang hancur dalam serangan udara Israel selama konflik 11 hari bulan lalu, di Kota Gaza pada Selasa (29/6).
Warga Palestina mendaur ulang puing-puing bangunan yang hancur dalam serangan udara Israel selama konflik 11 hari bulan lalu, di Kota Gaza pada Selasa (29/6). (AFP)

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved