Breaking News:

Gubernur Kochi Jepang Berharap Yosakoi Memberi Kebahagiaan di Tengah Pandemi Covid-19

Gubernur berharap yosakoi bisa memberikan semangat kebersamaan dan berjuang bersama dalam pesta olahraga dunia Olimpiade.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Para peserta Yosakoi Premium di Tokyo Jepang, Minggu (4/7/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Kochi yang baru, Seiji Hamada berharap dengan acara Premium Yosakoi dapat memberikan semangat untuk hidup lebih baik di tengah masa pandemi Covid-19.

"Yosakoi berlangsung sejak 67 tahun lalu. Kini tengah diperkenalkan ke berbagai negara agar semakin populer. Mudah-Mudahan di tengah masa pandemi ini dapat memberikan kebahagiaan, menyejukkan dunia dengan keceriaan yang disampaikan melalui yosakoi ini," papar Gubernur Seiji Hamada, Minggu (4/7/2021).

Sang gubernur juga berharap yosakoi seiring dengan akan diselenggarakan Olimpiade dan Parlimpiade bisa memberikan semangat kebersamaan dan berjuang bersama dalam pesta olahraga dunia mendatang.

Para anggota Yosakoi termasuk anak-anak ikut tampil di penampilan Premium Yosakoi, Minggu (4/7/2021).
Para anggota Yosakoi termasuk anak-anak ikut tampil di penampilan Premium Yosakoi, Minggu (4/7/2021). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Kami berharap Yosakoi ini juga bisa memberikan energi dan kebahagiaan bagi para atlet dunia nantinya yang akan bertanding nantinya di kancah Olimpiade dan Paralimpiade," lanjutnya.

Acara premium Yosakoi kemarin diikuti beberapa orang asing yang ada di Jepang, anak-anak sampai orang dewasa.

Baca juga: Yosakoi Premium Mendukung Penuh Olimpiade Jepang di Tengah Pandemi Covid-19

Penyajian Live online juga dilakukan ke berbagai daerah di Jepang mulai Hokkaido Saitama sampai Nagasaki.

Dari 47 perfektur yang ada di Jepang, saat ini 45 perfektur telah menerima dan memeriahkan yosakoi sesuai situasi dan kondisi budaya mereka masing-masing daerah.

Peserta Yosakoi warga asing ikut berpartisipasi dalam Premium Yosako di Tokyo Jepang, Minggu (4/7/2021).
Peserta Yosakoi warga asing ikut berpartisipasi dalam Premium Yosako di Tokyo Jepang, Minggu (4/7/2021). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Di Paris pun saat pertama dimainkan Yosakoi dari Kochi masih terpengaruh aliran samba beberapa puluh tahun lalu, ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (4/7/2021).

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved