Breaking News:

Perang Afghanistan

Sebuah Laporan Ungkap Pasukan Afghanistan Rencanakan Serangan Balasan terhadap Taliban

Pasukan pemerintah Afghanistan dilaporkan tengah merencanakan serangan balasan terhadap Taliban di provinsi utara negara tersebut.

AP
Tentara Afghanistan. Pasukan pemerintah Afghanistan dilaporkan tengah merencanakan serangan balasan terhadap Taliban di provinsi utara negara tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasukan pemerintah Afghanistan dilaporkan tengah merencanakan serangan balasan terhadap Taliban di provinsi utara negara tersebut.

Melansir Al Jazeera, kantor berita Rusia, RIA mengutip seorang narasumber yang merupakan serorang penasihat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan serangan balik ini dilancarkan setelah pasukan Afghanistan kalah dari Taliban.

Penasihat keamanan nasional Hamdullah Mohib mengatakan kepada RIA dalam sebuah wawancara pada Senin (5/7/2021) bahwa pihak terkait akan "benar-benar, pasti" melakukan serangan balik.

Baca juga: Afghanistan: Tentara pemerintah lari ke Tajikistan setelah bentrok dengan Taliban

Baca juga: Tentara AS Tinggalkan Pangkalan Udara Bagram Afghanistan setelah 20 Tahun

Tentara Afghanistan
Tentara Afghanistan (AP)

Pada Senin, komite keamanan nasional Tajikistan mengatakan 1.037 tentara pemerintah Afghanistan telah melarikan diri ke negara bekas Soviet "untuk menyelamatkan hidup mereka" setelah bentrokan dengan Taliban pada malam hari.

"Dengan mempertimbangkan prinsip bertetangga yang baik dan berpegang pada posisi non-intervensi dalam urusan internal Afghanistan, personel militer pasukan pemerintah Afghanistan diizinkan memasuki wilayah Tajikistan," kata komite itu dalam sebuah pernyataan yang didistribusikan oleh Tajikistan's badan informasi negara Khovar.

Baca juga: Setelah 20 Tahun, Rombongan Terakhir Militer AS Tinggalkan Pangkalan Udara Bagram Afghanistan

Taliban Kuasai Enam Distrik di Badakhshan

Dikatakan bahwa Taliban telah mengambil "kontrol penuh" dari enam distrik di provinsi Badakhshan yang berbatasan dengan Tajikistan di timur laut Afghanistan.

Taliban sekarang menguasai sekitar sepertiga dari 421 distrik dan pusat distrik di Afghanistan.

Keuntungan paling signifikan kelompok itu adalah di bagian utara negara itu, benteng tradisional panglima perang sekutu AS yang membantu mengalahkan mereka pada 2001.

Beberapa ratus tentara Afghanistan telah menyeberang ke Tajikistan setelah Taliban melancarkan serangannya pada awal Mei.

Baca juga: Presiden AS Joe Biden Bertemu Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Janjikan Terus Dukungan AS

Para pejuang telah merebut puluhan distrik Afghanistan, menimbulkan kekhawatiran bahwa militer Afghanistan akan runtuh begitu pasukan AS dan internasional menyelesaikan penarikan mereka dari negara itu pada bulan September.

Presiden AS Joe Biden telah memerintahkan keberangkatan semua pasukan AS dari Afghanistan pada peringatan 20 tahun serangan 11 September yang memicu invasi tahun ini.

Berita lain terkait dengan Afghanistan

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved