Breaking News:

Narkoba 300 Kg Senilai 17,8 Miliar Yen Diselundupkan ke Jepang, 2 WNA Ditangkap

Chen Yun (50), seorang pejabat perusahaan di Kita-ku, Tokyo, yang merupakan warga negara Kanada.

Foto NHK
Barang sitaan 300 kg narkoba di tangan kepolisian Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Pada bulan Februari, polisi menangkap pria dan wanita berkebangsaan Kanada dan Cina karena menyelundupkan sekitar 300 kg stimulan dan harga terminal 17,8 miliar yen dari Hong Kong ke pelabuhan Yokohama. Keduanya telah membantah tuduhan tersebut.

Chen Yun (50), seorang pejabat perusahaan di Kita-ku, Tokyo, yang merupakan warga negara Kanada.

Demikian pula seorang pengangguran dan tersangka warga China, Zhang Kusu (34) di Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka ikut pula ditangkap polisi.

Menurut polisi dan bea cukai, pada bulan Februari mereka melanggar Undang-Undang Pengendalian Stimulan, mengatakan bahwa mereka menyelundupkan sekitar 300 kg stimulan dan harga terminal 17.820 juta yen di kapal kargo yang tiba di Pelabuhan Yokohama dari Hong Kong.

Stimulan disembunyikan di mesin pengerjaan logam, dan Chen datang ke gudang di prefektur Saitama untuk mengambilnya.

Di sisi lain, Zhang diduga terlibat dalam prosedur impor.

Menanggapi penyelidikan, mereka semua membantah tuduhan dan menyatakan bahwa mereka tidak tahu bahwa barang itu mengandung stimulan.

Ini adalah jumlah terbesar stimulan yang disita oleh bea cukai di Jepang, dan polisi serta bea cukai sedang menyelidiki detailnya.

Diduga kelompok tersebut dari kalangan sindikat mafia China yang bergerak di Jepang.

Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved