Breaking News:

Virus Corona

Laporan Nomura Research Institute terkait Covid-19 Jadi Bahan Konferensi Pers PM Jepang

Tren penurunan jumlah orang yang baru terinfeksi mulai menjadi jelas ketika tingkat vaksinasi pertama mencapai sekitar 40 persen.

Mainichi Shimbun
PM Jepang Yoshihide Suga di Terminal 3 Bandara Haneda Tokyo saat melakukan inspeksi mendadak, Senin (28/6/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengungkapkan bahwa di negara-negara di mana vaksinasi dilakukan lebih awal, kecenderungan jumlah orang yang terinfeksi virus corona menurun ketika proporsi mereka yang menerima satu kali vaksinasi mencapai 40 persen dari populasi.

Pernyataan ini diungkapkan Yoshihide Suga saat konferensi pers pada tanggal 8 Juli 2021. Data ini didasarkan pada laporan Lembaga Penelitian Nomura.

"Jika (vaksinasi) berjalan dengan kecepatan saat ini, jumlah orang yang telah divaksinasi dosis pertama pada akhir bulan Juli 2021 diperkirakan mencapai 40 persen dari total populasi," kata Yoshihide Suga.

Asahi Shimbun bertanya melalui Kantor Perdana Menteri, "Analisis macam apa yang dilakukan negara terkait dan orang macam apa yang dilakukan untuk memperoleh 40 persen?"

Tanggapan tertulis didasarkan pada "pandangan masa depan untuk Jepang dari sudut pandang tingkat vaksinasi dan status infeksi di negara-negara pendahulu vaksinasi" yang disusun oleh Nomura Research Institute (NRI).

Baca juga: Tiga Pesan Penting dari Ahli Penyakit Menular Jepang untuk Antisipasi Covid-19

Tingkat vaksinasi (rasio populasi) di Israel, Inggris, dan Amerika Serikat diteliti.

Setelah membandingkan perubahan jumlah orang yang baru terinfeksi, telah kelihatan bahwa tren penurunan jumlah orang yang baru terinfeksi mulai menjadi jelas ketika tingkat vaksinasi pertama mencapai sekitar 40 persen.

Nomura Research Institute menyusun laporan dari Mei hingga Juni.

Perdana Menteri bertemu dengan Shinichiro Umeya, Direktur Laboratorium Strategi Kelembagaan Institut Riset Nomura, di Kantor Perdana Menteri pada tanggal 3 Juli 2021, dan menerima penjelasan tentang isi laporan tersebut.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved