Breaking News:

Virus Corona

Biaya Hidup Meningkat dan Pendapatan Menurun akibat Pandemi, Warga India Pilih Jual Perhiasan Emas

Pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia mengakibatkan banyak orang mengalami masa sulit.

(Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)
ILUSTRASI PERHIASAN EMAS. Seorang penjual emas di Zamzam Tower Mall di Makkah melayani pembeli emas, Kamis (22/8/2019). Jelang masa perpulangan jemaah haji toko-toko emas di Makkah ramai pengunjung. (Tribunnews/Bahauddin/MCH2019) 

TRIBUNNEWS.COM -  Pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia mengakibatkan banyak orang mengalami masa sulit.

Sandhya Babla (58) asal India menuturkan ia kehilangan pekerjaan sebagai guru tahun lalu.

Ia lantas mengambil pinjaman dengan menggunakan perhiasan emas keluarganya sebagai jaminan.

Dilansir Tribunnews dari Straits Times, Juni kemarin Babla mennuturkan dirinya masih saja dihadapkan dengan pilihan sulit.

Lembaga keuangan yang memberikan pinjaman kepadanya mengatakan jika Babla ingin memperpanjang jangka waktu pinjaman, ada tambahan 5 persentase bunga yang harus ia angsur.

Artinya dari 11 persen, menjadi 16 persen.

Baca juga: India Gantian Kirim Bantuan Oksigen, Airlangga: Hadapi Pandemi Kita Harus Bergandengan Tangan

Baca juga: Hasil Studi : Skala Kematian Covid-19 di India 10 Kali Lebih Tinggi dari Data Resmi Pemerintah

ILUSTRASI PERHIASAN EMAS. Seorang penjual emas di Zamzam Tower Mall di Makkah melayani pembeli emas, Kamis (22/8/2019). Jelang masa perpulangan jemaah haji toko-toko emas di Makkah ramai pengunjung. (Tribunnews/Bahauddin/MCH2019)
ILUSTRASI PERHIASAN EMAS. Seorang penjual emas di Zamzam Tower Mall di Makkah melayani pembeli emas, Kamis (22/8/2019). Jelang masa perpulangan jemaah haji toko-toko emas di Makkah ramai pengunjung.  (Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

Alternatifnya adalah agunan itu dilelang.

Babla mengungkapkan ia merasa hal ini tidak adil.

"Saya tidak mau membayar bunga lebih tinggi dan mereka (lembaga keuangan) mengancam akan melelang emas saya," ungkapnya.

"Saya akhirnya mengalihkan pinjaman emas ke bank lain," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved