Breaking News:

Pria yang Mencoba Membunuh Presiden Mali Meninggal Dunia setelah Dilarikan ke Rumah Sakit

Pria yang dituduh berusaha menikam Presiden sementara Mali, Assimi Goita meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit, pada Minggu (25/7/2021).

ALIK KONATE / AFP
Dalam file foto yang diambil pada 19 Agustus 2020, Kolonel Assimi Goita berbicara kepada pers di Kementerian Pertahanan Mali di Bamako, setelah mengukuhkan posisinya sebagai presiden Komite Nasional untuk Keselamatan Rakyat (CNSP) . Dua pria bersenjata, termasuk seorang yang memegang pisau, menyerang presiden sementara Mali Assimi Goita pada 20 Juli 2021, seorang wartawan AFP melihat, saat salat di masjid agung di ibu kota Bamako. Serangan itu terjadi saat perayaan hari raya Idul Adha. Presiden sejak itu telah diambil dari tempat kejadian, menurut wartawan. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria yang dituduh berusaha menikam Presiden sementara Mali, Assimi Goita meninggal dunia meski telah dilarikan ke rumah sakit saat berada dalam penjara dinas keamanan, kata pernyataan pemerintah, pada Minggu (25/7/2021).

Melansir France24, sosok Goita dikenal sebagai seorang kolonel pasukan khusus yang mengatur dua kudeta pada tahun lalu, ia berhasil lolos tanpa menderita cedera setelah penyerang menikamnya pekan lalu, ketika ia salat di sebuah masjid di Ibu Kota Bamako.

Baca juga: 300 Orang Meninggal Akibat Kerusuhan di Afrika Selatan

Baca juga: Kerusuhan di Afrika Selatan: 22.000 Tentara Dikerahkan Saat Jumlah Korban Tewas Capai 100 Jiwa

Dalam file foto yang diambil pada 19 Agustus 2020, Kolonel Assimi Goita berbicara kepada pers di Kementerian Pertahanan Mali di Bamako, setelah mengukuhkan posisinya sebagai presiden Komite Nasional untuk Keselamatan Rakyat (CNSP) . Dua pria bersenjata, termasuk seorang yang memegang pisau, menyerang presiden sementara Mali Assimi Goita pada 20 Juli 2021, seorang wartawan AFP melihat, saat salat di masjid agung di ibu kota Bamako. Serangan itu terjadi saat perayaan hari raya Idul Adha. Presiden sejak itu telah diambil dari tempat kejadian, menurut wartawan.
Dalam file foto yang diambil pada 19 Agustus 2020, Kolonel Assimi Goita berbicara kepada pers di Kementerian Pertahanan Mali di Bamako, setelah mengukuhkan posisinya sebagai presiden Komite Nasional untuk Keselamatan Rakyat (CNSP) . Dua pria bersenjata, termasuk seorang yang memegang pisau, menyerang presiden sementara Mali Assimi Goita pada 20 Juli 2021, seorang wartawan AFP melihat, saat salat di masjid agung di ibu kota Bamako. Serangan itu terjadi saat perayaan hari raya Idul Adha. Presiden sejak itu telah diambil dari tempat kejadian, menurut wartawan. (ALIK KONATE / AFP)

Video yang diperoleh Reuters menunjukkan, pasukan keamanan melemparkan seorang pria ke bagian belakang truck pickup militer dan Goita dilindungi oleh para pengawal.

"Selama penyelidikan, kondisi kesehatannya (penyerang) memburuk," ungkap pernyataan itu.

"Ia dibawa ke rumah sakit, di sana ia meninggal," terang pernyataan itu.

Saat ini, penyebab kematian penyerang Presiden sementara Mali itu masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Pfizer Bermitra Dengan Biovac Afrika Selatan untuk Produksi Vaksin Covid-19 Afrika pada 2022

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita
(Mantan) Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita (aljazeera.com)

Mali merupakan negara di Afrika Barat, yang sempat menjadi jajahan Prancis.

Kebencian pada peran Prancis dalam urusan Mali juga telah memicu pergolakan politik.

Mali dalam satu dekade ini berada dalam kekacauan politik, setelah militer yang dipimpin Goita menggulingkan Presiden Ibrahim Boubacar Keita pada Agustus 2020.

Sebelumnya, Goita menjabat sebagai Wakil Presiden untuk pemimpin transisi Bah Ndaw, sampai digulingkan pada Mei kemarin.

Berita lain terkait Presiden Mali

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Arif Fajar Nasucha
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved