Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Ledakan di Bandara Kabul Afghanistan Sebabkan Banyak Korban Jiwa, Sekjen PBB Mengecam Keras

Sekjen PBB, Antonio Guterres angkat bicara soal ledakan yang terjadi di Bandara Kabul, Afghanistan pada Kamis (26/8/2021) kemarin.

Wakil KOHSAR / AFP
Staf medis membawa seorang pria yang terluka ke rumah sakit dengan ambulans setelah dua ledakan kuat, yang menewaskan sedikitnya enam orang, terjadi di luar bandara di Kabul pada 26 Agustus 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Sekjen PBB, Antonio Guterres angkat bicara soal ledakan yang terjadi di Bandara Kabul, Afghanistan pada Kamis (26/8/2021) kemarin.

Antonio mengecam keras adanya serangan teroris yang menyebabkan banyak korban jiwa tersebut.

Selain itu Antonio mengucapkan ungkapan belasungkawanya kepada keluarga korban yang tewas akibat ledakan di Bandara Kabul.

"Pertama-tama saya mengecam keras serangan teroris yang mengerikan di Kabul. Saya juga ingin mengirimkan belasungkawa saya kepada keluarga dari mereka yang tewas, warga Afghanistan, dan orang-orang yang membantu disana, orang-orang Afghanistan."

Baca juga: Cerita Korban Ledakan Bandara di Kabul Afghanistan: Seperti Melihat Kiamat, Korban Tewas Terlantar

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara di Bundestag (majelis rendah parlemen) pada 18 Desember 2020 di Berlin.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara di Bundestag (majelis rendah parlemen) pada 18 Desember 2020 di Berlin. (John MACDOUGALL / AFP)

"Dan yang meninggal karena membantu kehidupan orang lain di Afghanistan," kata Antonio dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (27/8/2021).

Antonio menuturkan ia juga telah mengirim perwakilan khususnya untuk menyampaikan secara langsung ungkapan belasungkawanya kepada warga Afghanistan.

"Saya juga telah meminta perwakilan khusus saya Deborah Lyons, untuk menyampaikan langsung ke Kabul, belasungkawa saya yang mendalam kepada orang-orang Afghanistan," imbuhnya.

Baca juga: Menlu RI Temui Perwakilan Khusus AS untuk Afghanistan Hingga Kunjungi Kantor Taliban di Doha

Diketahui sebelumnya, terdapat dua ledakan yang terjadi di luar Bandara Kabul, Afghanistan.

Padahal pada saat itu, di Bandara Kabul ada banyak warga Afghanistan yang sedang berupaya melarikan diri dari negaranya.

Baca juga: Sosok Jenderal Tentara Afghanistan Sami Sadat, Sebut Trump, Biden, dan Ashraf Ghani Pengkhianat

Tewaskan 60 Warga Afghanistan dan 13 Tentara AS

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved