Breaking News:
BBC

Afghanistan: Qatar dan Turki memberi jalan bagi Taliban untuk unjuk gigi di panggung dunia

Qatar dan Turki muncul sebagai jalur utama antara penguasa baru Afghanistan, Taliban dan dunia luar.

Tembakan perayaan Taliban terdengar di seluruh Kabul saat Barat menarik seluruh pasukannya pekan ini. Namun bila kelompok ini tetap dengan gaya militansi, Taliban akan semakin terisolasi secara global, sementara jutaan warga Afghanistan akan menghadapi masa depan yang semakin tidak jelas.

Kekuatan dunia saat ini berlomba memberi pengaruhnya di tengah kembalinya Taliban yang akan menjalankan negara dengan landasan Syariah.

Dan dalam prosesnya, dua negara dari dunia Arab dan Muslim telah muncul sebagai mediator dan fasilitator utama - Qatar dan Turki.

Keduanya memanfaatkan kedekatan sejarah untuk masuk ke Taliban. Masing-masing mencari kesempatan.

Keduanya juga bertaruh - dan langkah ini bisa memicu persaingan lama yang lebih luas, di Timur Tengah.

Para pejabat di negara kecil tapi kaya minyak, Qatar di Teluk, telah memberikan banyak bantuan yang sangat diperlukan bagi banyak negara untuk keluar dari keterpurukan.

"Tak ada yang mampu untuk melakukan proses evakuasi besar-besaran keluar dari Afghanistan tanpa keterlibatan Qatar, dalam beberapa cara atau yang lainnya," jelas Dina Esfandiary, penasihat senior di International Crisis Group, sebuah lembaga studi yang meneliti konflik global.

"Afghanistan dan Taliban akan menjadi kemenangan berarti bagi [Qatar], bukan hanya karena ini menujukkan mereka mampu bermediasi dengan Taliban, tapi ini membuat mereka menjadi pemain yang serius bagi negara-negara Barat yang terlibat," katanya kepada BBC.

Ketika negara-negara Barat meninggalkan Kabul, nilai diplomasi dari hubungan-hubungan ini meningkat.

Twitter yang dicuitkan juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Lolwah Alkhater, terbaca seperti putaran karet roda yang dicuit kembali dari kekuatan dunia.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved